Warga Tangsel Ngeluh Sulit Minta Tanda Tangan Lurah Pisangan Untuk Izin Bangunan, Benarkah Lurah Minta Uang?

Warga Tangsel Ngeluh Sulit Minta Tanda Tangan Lurah Pisangan Untuk Izin Bangunan, Benarkah Lurah Minta Uang?
Kantor Kelurahan Pisangan, Kecamaran Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

NONSTOPNEWS.ID - Salah seorang warga Pondok Aren MW, yang hendak membangun rumahnya di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan bangunan, khususnya saat meminta tanda tangan lurah setempat, perihal izin lingkungan.

MW menyampaikan, bahwa proses perizinan dilingkungan dan permohonan tanda tangan Lurah setempat sudah sejak tahun 2020 kemarin, namun hingga kini belum selesai, meski dirinya sudah memberikan sejumlah uang.

“Waktu itu pertama dia minta 10 juta, lalu Budi anak buahnya minta ditambahin uang bensin, saya kasih 15 juta. Pas mau tanda tangan pak Lurah nya manggil orang saya, katanya nggak mau seginih mah minta dinaikin, mintanya 50 juta, gak masuk akal buat saya,” ungkapnya, melalui sambung telpon selluler, Senin (10/1/2022).

“Karena saya tidak terima, akhirnya 15 juta itu dikembalikan, tapi cuma 10 juta yang dibalikin yang 5 juta ditahan. Ditahannya sama pak Lurah nya sendiri. Menurut orang saya, katanya ditahan buat biaya entertain atau segala macam. Poinnya sederhana, cuma pengesahan izin doang, apa susahnya sih membantu masyarakat, membantu warganya tapi dipersulit sampai sekarang gitu loh,” tambah MW.

Terpisah, Lurah Pisangan, TB Apriliadhi, saat dikonfirmasi menampik semua yang disampaikan MW.

“Iya nanti tunggu sebentar, saya mau lihat dulu, kan itu ada keputusan pengadilan. Kalau soal uang, uang yang mana, justru saya bingung uang apaan? 5 juta yang mana, nggak ada, saya nggak megang. Jadi informasinya saya dikasih uang 15 juta, itu 15 juta buat apa, nanti saya krosscek buat apa? Narasumber harus bisa menjelaskan 15 juta untuk apa?” Katanya.

Hingga informasi ini disampaikan, nonstopnews.id masih terus menelusuri kebenaran informasi mengenai perihal terkait.(Kibo)