Tragedi Blackout PLN Bikin Penghuni Komplek Elit Green Lake City Terlantar Hampir 30 Jam, Warga : Pengelola Memble

Tragedi Blackout PLN Bikin Penghuni Komplek Elit Green Lake City Terlantar Hampir 30 Jam, Warga : Pengelola Memble ()

NONSTOPNEWS.ID - Hidup dikomplek elit tak jaminan selalu mendapat layanan utama. Buktinya, tragedi blackout alias pemadaman listrik dari PLN sejak kemarin membuat warga Green Lake City (GLC) Kota Tangerang terlantar. 

Sampai berita ini diturunkan, Senin pukul 16:15 WIB, total hampir 30 jam mereka mengeluhkan padamnya listrik.

Pantauan Nonstopnews.id , Senin (5/8/3019) sore pukul 16.15 WIB, komplek yang dikembangkan Agung Sedayu Group ini terancam gelap gulita untuk malam kedua. 

Cluster seperti Australia, West Europe dan Amerikan Latin setelah pemadaman kemarin Minggu (4/8/2019) siang, hingga kini belum menyala listriknya. Hanya sekira tak lebih 30 menit menyala namun padam kembali di Senin dini hari tadi.

Warga yang ditemui, sangat mengeluhkan kinerja PLN saat terjadi pemadaman yang memakan waktu begitu lama.

"Payah kinerja PLN, masa mati lampu sampai lama gini. Emang ga punya cadangan atau planning ketika terjadi musibah," ungkap warga cluster West Europe  yang enggan disebut namanya.

Warga tersebut juga harus rela menginap di hotel dan anaknya rela tak sekolah. Warga lain di cluster Australia, yang juga enggan disebut namanya, mengeluhkan pengelola Green Lake City / estate management yang terkesan diam kepada penghuni. 

Padahal, iuran pengelolaan lingkungan (IPL) dibayar dengan jumlah begitu besar tiap bulannya.

"Pengelola seolah hanya butuh iuran IPL saja. Memble. Harusnya ada himbauan kek, atau sedia genset. Saat padam listrik gini, kan warga terlayani gitu. Giliran telat beberapa hari belum bayar IPL aja, sudah ancam mau copot PAM," ujar warga yang tinggal di Jalan Australia VIII itu kesal.

Saat dikonfirmasi kepada pengelola GLC, Kasno, belum mendapat jawaban. Konfirmasi dari pihak pengelola GLC akan ditayangkan setelah mendapat jawaban. (Red)