Tes Swab Masih Jadi Barang Mahal, Mahasiswa Nekad Bikin Hasil Palsu

Tes Swab Masih Jadi Barang Mahal, Mahasiswa Nekad Bikin Hasil Palsu (Ist)

NONSTOPNEWS.ID - Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengamankan mahasiswa berinisial FM yang telah memalsukan dokumen hasil Swab PCR yang tertulis berasal dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Asrama Haji Pondok Gede.

Kapolres Bandara Soetta Kombes Adi Ferdian Syaputra mengatakan, awal penangkapan itu saat Tim Garuda Sat Reskrim Polres Bandara Soetta bersama dengan personel KKP tengah melakukan pemantauan dan pengamanan keberangkatan penumpang di Terminal III, Bandara Soetta.

“Pemuda asal Papua itu ditangkap bersama rekannya bernama Abdur Rahman pada 14 Juli 2020, di Terminal III, saat hendak kembali ke Papua, menggunakan pesawat Garuda GA 656 dengan rute, Jakarta-Sentani-Jayapura. Berdasarkan laporan tenaga ahli kesehatan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Utama Soekarno Hatta,” kata Kombes Adi, di Mapolres Bandara Soetta, Senin (10/8/2020).

Kapolres menjelaskan, awal mula terbongkar pemalsuan surat hasil Swab ini berawal saat FM melakukan rapid ternyata hasilnya reaktif. Padahal ia mengantongi hasil Swab negatif.

Terlebih lagi, yang menjadi sangat berbahaya adalah FM tentang ternyata aktif dalam melakukan siar keagamaan sehingga aktif bertemu dengan masyarakat ataupun mengumpulkan banyak massa saat melakukan kegiatan tersebut.

“Selain di karantina, FM dikenakan Pasal 93 Junto Pasal 9 ayat 1 UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan dan Pasal 14 ayat 1 UU No 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan atau Pasal 263 tentang Pemalsuan serta Pasal 268 KUHP tentang Surat atau Dokumen Palsu dengan ancaman hukuman paling lama delapan tahun penjara,” pungkasnya.

Diketahui, tes swab yang diyakini menghasilkan tes virus covid 19 lebih akurat, proses dan biayanya masih mahal. Perlu paling murah dengan biaya 500 ribu rupiah untuk sekali tes swab. (Red)