Tak Kunjung Ditangkap, Pelaku Penganiayaan Pacar di Tigaraksa Terus Mengancam Korban

Tak Kunjung Ditangkap, Pelaku Penganiayaan Pacar di Tigaraksa Terus Mengancam Korban (Ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID – Kasus penganiayaan yang dilakukan BY, warga Kecamatan Tigaraksa yang menganiaya mantan pacarnya, yang diketahui warga Kampung Pabuaran, RT 01/02, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang  masih belum menemukan titik terang. Pasalnya, pelaku tak kunjung ditangkap malah terus menerus mengancam korban.

Syahdan, kaka korban mengatakan laporan dengan Nomor TBL/1455/K/XII/2020/Resta Tangerang yang dilayangkan oleh pihak keluarga sampai sekarang belum ditindaklanjuti. Terkait penangkapan dirinya mengaku sudah tiga kali dijanjikan penangkapan pelaku, kendati demikian hingga kini pelaku tak kunjung ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Ya, betul, pelaku masih belum ditangkap. Sudah tiga kali dijanjikan penangkapan: hari Senin 11 Januari, Selasa 12 Januari, terakhir Senin kemarin, 18 Januari,” ujar Syahdan, kakak korban, kepada SuaraBantenNews, Sabtu, 23 Januari 2021.

Syahdan menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan polisi tak kunjung menangkap pelaku, padahal alamat dan identitas pelaku sudah diketahui. Pihaknya pun telah menyampaikan kepada penyidik ketika pelaku sedang berada di rumah, hanya saja tanggapan dari penyidik meminta dirinya untuk bersabar.

“Terakhir kemarin, saat pelaku udah dibawa kabur keluarganya si penyidik malah minta saya memonitor si pelaku dan kalau lihat lapor buser supaya ditangkap. Kan, aneh, ya? Pas ada, malah saya disuruh sabar, tapi giliran pelaku gak ada, malah saya disuruh ikut bantu cari informasi pelaku,” tandasnya.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah mengetahui posisi rumah pelaku, tetapi Syahdan menduga bahwa pelaku juga belum dimintai keterangan hingga saat ini. Polisi baru meminta keterangan korban dan satu orang saksi sebanyak satu kali.

“Terakhir, korban dipanggil lagi, tapi hanya diminta untuk tanda tangan,” jelasnya.

Syahdan mengungkapkan, dengan kondisi pelaku yang belum ditangkap ini, korban dan pihak keluarga tentunya sangat diresahkan. Terlebih, pelaku sering melontarkan pesan bernada ancaman kepada adiknya sendiri yang merupakan korban pada kejadian ini.

“Dia bilang ke adik saya bakal ancurin keluarga saya. Setelah kejadian pelaku nantangin supaya lapor polisi atas tindakannya. Si pelaku juga bilang kalo sampe lapor dia bakal datengin polisinya,” ungkapnya.

Syahdan juga mengatakan pihak pelaku sudah dua kali mengirimkan perwakilan dari LBH ke rumahnya guna meminta agar persoalan itu diselesaikan secara damai, tetapi dia menolak.

Hingga saat ini, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Ivan Adhitiara belum memberikan keterangan perihal kejadian ini. Wartawan SuaraBantenNews telah mencoba menghubungi dan mengirim pesan melalui WhatsApp, tetapi belum mendapat respons. (red)