Soal Vaksinasi Wakil Menteri Kesehatan Sebut Tidak Menjamin Lonjakan Covid-19 : Vaksin Bukan Segala-galanya

Soal Vaksinasi Wakil Menteri Kesehatan Sebut Tidak Menjamin Lonjakan Covid-19 : Vaksin Bukan Segala-galanya (Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono )

NONSTOPNEWS.ID – Lonjakan kasus covid-19 yang terjadi pada bulan Juli kemarin membuat Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyoroti sebagai pertanda baik. Namun menurutnya hal tersebut bukan hanya karena adaya vaksinasi, bahkan Dante menyebut vaksin bukan segala-galanya.

Dante menyebutkan bahwa masyarakat harus tetap waspada bahwa penurunan kasus ini mungkin saja dapat terjadi peningkatan lagi kalau kita tidak melakukan penguatan-penguatan di berbagai sistem.

"Terjadi puncaknya pada tanggal 15 Juli kemudian turun terus kita yaitu kita sekarang mencapai kasus harian sekitar 6.700, ini merupakan suatu pertanda baik tetapi bukan merupakan suatu yang harus kita remehkan, tetapi kita harus tetap waspada bahwa penurunan kasus ini mungkin saja dapat terjadi peningkatan lagi kalau kita tidak melakukan penguatan-penguatan di berbagai sistem," kata Dante dalam siaran langsung di Kanal YouTube RSPAD Presidential Hospital, Minggu (5/9/2021).

"Ini menunjukkan bahwa vaksinasi bukan segala-galanya, yang harus dilakukan tetap rumah sakit harus disiagakan untuk menghadapi lonjakan-lonjakan baru kasus yang mungkin terjadi di beberapa tempat," sambungnya.

Dante kemudian memaparkan kondisi keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang menunjukkan pertanda baik. Hal itu dibuktikan dengan persentase BOR di seluruh provinsi di Indonesia kurang dari 50 persen.

"Keterpakaian tempat tidur di rumah sakit sudah menurun sekarang 67 persen dari angka total yang kita evaluasi pada bulan Agustus, begitu baik pada ruang isolasi maupun sekarang pada ruang ICU sehingga kita dapatkan maka angka evaluasi BOR tempat tidur kita sekitar 32 persen di berbagai tempat sudah mulai menunjukkan pertanda baik bahwa kasus ini untuk perawatan rumah sakit semakin lama semakin rendah," ujar Dante.

Sementara itu, warga Depok, Supri mengaku kaget dan berharap hak tersebut tidak akan terjadi lagi.

 "Waduh janganlah naik, baru mau kerja kalau naik bisa kena PHK lagi nih," terang Supri warga Depok, Jawa Barat, Senin (6/9). 

Untuk diktehui, derdasarkan data dari covid19.go.id, angka tertinggi kasus Corona di RI terjadi pada 15 Juli dengan angka 56.757. Sejak saat itu kasus tambahan Corona mulai menyusut hingga saat ini. (RN/Red)