Satpol PP Tangsel Banyak Giat Penindakan, Tapi Penyelesaiannya Masih Tanda Tanya Nih

Satpol PP Tangsel Banyak Giat Penindakan, Tapi Penyelesaiannya Masih Tanda Tanya Nih (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sapta Mulyana, menyebutkan sejumlah kegiatan penindakan terhadap dugaan pelanggaran-pelanggaran peraturan didaerah.

Sapta mengungkapkan, sepanjang tahun 2020 ada sekitar 300 lebih penindakan. Sementara, pada tahun 2021 hingga saat ini tercatat ada sekitar 30 lebih penindakan.

“Rasanya di atas 300 lebih penindakan ya, dipisahkan antara Peraturan Daerah (Perda) Covid-19. Kalau dipisahin rasanya 2:1, yang banyak yang bukan Covid-19,” katanya.

“Tahun 2021 ini 30 lebih ada, yang kemaren bulan puasa aja kita segel tempat hiburan malam yang di Pondok Aren, yang anggrek-anggrek itu, trus ada lagi di Pondok Aren juga, trus kita bawa kesini. Nggak ada berhenti nya itu mah,” sambung Sapta.

Dirinya menargetkan setiap bulannya minimal ada 10 penindakan yang dilakukan. Namun, Sapta mengeluhkan adanya kendalan dalam kelanjutan penindakan yang dilakukan pihaknya.

“Anggaran sidangnya belum ada, makanya kadang-kadang di kepolisian itu belum tentu naik. Tapi untuk di tahun 2021 ini, kita punya 1 anggaran sidang, dan mudah-mudahan bisa kita manfaatkan nyari momen yang terbaik, yang bener-bener kita bisa angkat,” ungkapnya.

Disisi lain, ketika dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Taufiq Fauzie mengatakan, hingga saat ini memang belum ada satu pun berkas yang diterima oleh pihaknya terkait penindakan-penindakan yang dilakukan oleh Satpol PP Tangsel.

“Mana ada, secara hukum dan administrasinya, untuk menegakkan Perda biasanya diseluruh tempat, Pol PP bersurat ke Kejaksaan, agar menunjuk jaksa dalam hal yustisi, untuk bersama-sama menegakkan Perda setempat. Tapi sejauh ini blm ada surat apapun yang saya terima,” tegasnya, melalui pesan Whatsapp, Rabu (9/6/2021).

Untuk diketahui, kegiatan penindakan yang dilakukan Satpol PP Tangsel adalah melakukan razia di hotel Oyo dan RedDoorz dikawasan Kecamatan Ciputat, Tangsel, Rabu (9/6/2021).

Dalam giat tersebut, sebanyak 20 wanita pekerja seks komersial (PSK), dan puluhan pasangan muda-mudi dari dua hotel tersebut terjaring razia.

"Ada yang masih dibawah umur, ada yang berumur 18 tahun bahkan ada yang baru mengajukan pembuatan KTP," kata Sapta di Kantor Pol PP Tangsel, Jalan Puspitek Raya, Setu. (Kibo)