Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Jangan Tertipu Jualan Oksigen di Lapak Online

Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Jangan Tertipu Jualan Oksigen di Lapak Online (Ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID – Maraknya kasus penipuan penjualan tabung oksigen di lapak online memamng meresahkan. Satgas covid-19 wilayah Depok meminta warga untuk hati-hati dalam melakukan pembelian melalui gawai.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan penipuan kerap terjadi. Mirisnya pelaku sering mencantumkan alamat seperti instansi perusahaan oksigen, hingga alata puskesmas.

Para penipu itu beraksi dan jualan di online. Modusnya, penipu menawarkan oksigen di online lalu meminta transfer. 

Setelah duit ditransfer, penipu itu meminta korban mengambil di puskesmas.

Menurut Dadang, penipuan tersebut telah memakan korban. Berdasarkan laporan dari Puskemas Sukmajaya, sudah dua orang warga yang datang untuk mengambil tabung oksigen.

"Ini adalah penipuan karena Puskesmas tidak menjual tabung oksigen. Modus mereka mencantumkan kontak Puskesmas Sukmajaya," terangnya.

Ia menambahkan, kejadian ini kini telah dilaporkan kepada pihak berwajib dan pemangku wilayah setempat.

"Masyarakat  harus waspada dan berhati-hati terkait penipuan penjualan tabung oksigen," harap Dadang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbarui data perkembangan kasus Covid-19. Berdasarkan data yang dirilis pada Senin 19 Juli 2021, terkonfirmasi positif sebanyak 1.145 kasus dan meninggal sebanyak 36 orang.

"Bertambah 1.145 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Total menjadi 76.722 kasus. Sedangkan yang meninggal cukup banyak, terjadi penambahan sebanyak 36 orang. Dengan demikian, jumlah korban meninggal menjadi  1.438 orang," kata Dadang. (RN/Red)