Prostitusi Online di Jayanti Dibongkar Polisi, Tarif Mulai dari Rp 250 Ribu

Prostitusi Online di Jayanti Dibongkar Polisi, Tarif Mulai dari Rp 250 Ribu ()

NONSTOPNEWS.ID - Unit Reserse Kriminal Polsek Cisoka mengungkap kasus prostitusi daring (online) di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Tarif para Pekerja Seks Komersial berkisar dari Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.

Diketahui, tersangka berinisial DR, 19 tahun, menggunakan aplikasi percakapan MiChat untuk menawarkan perempuan kepada lelaki hidung belang di rumah DD (50) yang berperan sebagai mucikari yang menyediakan tempat atau kamar serta alat kontrasepsi.

Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menuturkan, peran tersangka DR juga yang menjemput perempuan untuk dibawa ke rumah tersangka DD yang dijadikan lokasi prostitusi. Menurut keterangan tersangka dan saksi, setiap transaksi berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu.

“Tersangka DR mendapatkan Rp30 ribu untuk setiap transaksi dan tersangka DD mendapatkan Rp70 ribu. Tersangka DD pula yang menyiapkan alat kontrasepsi,” terang Wahyu saat menggelar konferensi pers ungkap kasus tersebut di Mapolsek Cisoka, Jumat (17/9/2021).

Saat penggerebekan yang dilakukan pada Selasa, 31 Agustus 2021 tengah malam itu, polisi juga mendapati dua orang perempuan berinisial SM berusia 20 tahun dan SL berusia 19 tahun. Kedua perempuan tersebut diduga merupakan perempuan yang ditawarkan tersangka DR ke lelaki hidung belang.

Saat ini, kasus ini masih melakukan penyelidikan mendalam. Polisi mengamankan barang bukti berupa kondom, 2 unit telepon genggam, dan uang tunai diduga hasil transaksi prostitusi.

Para tersangka dijerat Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP atau Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (Red)