Polisi Terus Dalami Kasus Intimidasi Kadispora Tangsel

Polisi Terus Dalami Kasus Intimidasi Kadispora Tangsel (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Kepolisian resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendalami kasus intimidasi yang dilakukan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, Entol Wiwi Martawijaya terhadap wartawan Kabar6, Yudi Wibowo, Jumat (23/7/2021).

Diketahui, Yudi Wibowo sebagai pelapor dan salah seorang saksi bernama Lani Pahridin sudah dipanggil pihak kepolisian guna memenuhi panggilan penyidik dan melengkapi laporan polisi dengan nomor LP/B/744/VI/2021/SPKT/Res Tangsel.

"Saya sudah diundang untuk kepentingan klarifikasi pada Kamis 15 Juli 2021," kata Yudi dalam keterangannya, Jumat (23/7).

Dalam pemanggilan tersebut, Yudi mendapat sekira 25 pertanyaan oleh tim penyidik Polres Tangsel. Beberapa pertanyaan, diantaranya apakah mengenal sosok Kadispora Tangsel, Entol Wiwi Martawijaya.

"Saya sempat ditanya, apakah kenal dengan terlapor. Saya jawab hanya tau yang bersangkutan sebagai Kadispora dan kenal secara dekat tidak. Karena yang bersangkutan sulit setiap dikonfirmasi awak media lewat telepon," paparnya.

Sementara itu, salah seorang saksi bernama Lani Pahrudin juga dimintai keterangan dan kronologi yang terjadi pada saat Kadispora Tangsel ingin memukul Yudi Wibowo.

"Saya ceritakan kronologinya seperti apa yang saya lihat di lapangan. Mulai dari saya tiba di Kejaksaan Negeri Tangsel, sampai melakukan pembagian tugas saat sesi door stop. Dan, terlapor menunjuk saya menanyakan 'Yudi Babe mana'. Setelah itu, terlapor ingin memukul Yudi dan sempat mendorong," ungkap Lani.

Selai itu, penyidik juga akan kembali memanggil saksi lainnya dalam kasus intimidasi yang dilakukan Kadispora Tangsel tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, sikap arogan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, E Wiwi Martawijaya ditunjukan saat keluar dari Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel di Jalan Promoter BSD, Serpong, Tangsel, Selasa (22/6).

Saat itu Wiwi tengah menjalankan tugasnya untuk menanyakan pemberitaan yang selama ini muncul terkait Wiwi yang terlibat dalam kasus korupsi dana hibah KONI Tangsel tahun 2019 senilai Rp 7,8 Miliar. (Red)