Peziarah Kubur di Jakarta Barat Ricuh, Ratusan Orang Berhasil Jebol Pertahanan Satpol PP

Peziarah Kubur di Jakarta Barat Ricuh, Ratusan Orang Berhasil Jebol Pertahanan Satpol PP (Ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID - Sempat ricuh, ratusan peziarah kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat berhasil masuk usai adu mulut dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat, Tamo Sijabat membenarkan adanya peristiwa ricuh tersebut. Dirinya mengatakan alasan diizinkan masuk karena ditakutkqn adanya provokasi dan jumlah peziarah yang mencapai ratusan.

"Iya benar (tadi sempat ricuh). Karena jumlahnya banyak ada seratusan kali yang coba (masuk) daripada nanti diprovokasi yang enggak-enggak jadi akhirnya diberikan masuk," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta F-PKS, Dedi Supriadi mengatakan, penyebab terjadinya kericuhan peziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat karena sosialisasi yang tidak memadai alias kurang.

Dedi menjelaskan, meski lokasi pemakaman berada di Jakarta, namun banyak diantara keluarga almarhum/mah berasal dari luar Jakarta.

"Diantara peziarah kan juga bukan warga Jakarta, hanya saja orang tua atau kerabat mereka dimakamkan di sini, tetapi mereka sendiri sudah menjadi warga Bogor, Depok, Tangerang atau Bekasi," ujar Dedi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Melihat kejadian tersebut, Dedi yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Triathlon Indonesia (Pengprov FTI) DKI Jakarta ini meyakini hal tersebut tidak diantisipasi dengan baik oleh Anies dan anak buahnya.

"Nah ini kurang diantisipasi Pemprov," katanya.