Petualangan si Curanmor di Tambora Berakhir Dengan Timah Panas

Petualangan si Curanmor di Tambora Berakhir Dengan Timah Panas ()

TAMBORA - Petualangan As(29) dalam mencuri sepeda motor dikawasan, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat Rabu (14/11/2018) berujung pada timah panas. 

Unit Reskrim Polsek Tambora terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak pada bagian betis kaki sebelah kiri lantaran mencoba kabur saat diminta menunjukkan barang bukti hasil curiannya selama ini.

"Pelaku mencoba ingin melarikan diri saat diminta menunjukkan barang bukti hasil curiannya yang ia simpan. Kemudian kita ambil tindakan tegas dan terukur," ujar Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh dihadapan awak media saat menggelar barang bukti hasil curiannya di Mapolsek, Kamis(15/11/2018).

Dijelaskan Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, AKP Supriyatin, peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (14/11/2018). Dimana, AS kesekian kalinya mencuri sepeda motor kepergok sipemilik saat menjalankan aksinya. 

Karena mengetahui motornya ingin di curi. Kemudian si pemilik langsung berteriak."Pelaku sempat mencoba lari tapi karena diteriaki pemilik kendaraan akhirnya tak berkutik," jelas Iver Son.

Dari hasil pengembangan disita barang bukti 3 sepeda motor curian seperti Suzuki Satria FU warna Biru, tahun 2014,  No.Pol. B-3925-FSG, dan 3 Yamaha Mio serta1 kunci leter “ Y” berikut 1 STNK.

Dari tiga barang bukti yang diamankan, dua diantaranya langsung dikembalikan kepada si pemilik motor yang hilang. 

Sementara terlihat dari dua wajah pemilik sepeda motor yang hilang yakni Steve(27) dan Gunawan(47) nampak gembira. Ketika Kapolsek Tambora mengembalikan sepeda motor milik mereka.

"Kami sangat senang dan terimakasih kepada jajaran Polsek Tambora. Nggak nyangka motor saya yang hilang dicuri bisa ditemukan dan pelakunya bisa tertangkap," ungkap keduanya di Mapolsek Tambora.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya. AS dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(wr)