Pedangdut Iis Dahlia Kena Imbas Soal Harleygate di Garuda Indonesia  

Pedangdut Iis Dahlia Kena Imbas Soal Harleygate di Garuda Indonesia  
Pedangdut Iis Dahlia Kena Imbas Soal Harleygate di Garuda Indonesia  
(Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Kasus dugaan penyelundupan moge Harley Davidson di Garuda Indonesia mengusik pedangdut Iis Dahlia. Pedangdut yang ngetop ditahun 90-an ini mengakui bahwa suaminya, Satrio Dewandoro adalah pilot Garuda Indonesia.

Iis mengaku risih soal pertanyaan perihal suaminya yang disebut-sebut mengangkut barang Harley Davidson dan sepeda Brompton dari Toulouse, Prancis ke Jakarta.

“Banyak media yang bertanya kepada saya apakah betul suami saya yang membawa pesawat yang dari Toulouse ke Jakarta. Jawabannya iya. Dia salah satu crew yang aktif," ungkap Iis Dahlia di Instagram Stories miliknya.

Ia pun meminta awak media untuk mengkonfirmasi langsung pada yang bersangkutan. “Bukan kapasitas saya sebagai istri suami saya untuk menjawab,” ujar Iis Dahlia.

“Jadi enggak terganggu dengan pertanyaan sekitar masalah itu. Mohon dimengerti,” tandas ibu dua anak pemilik suara merdu itu.

Seperti diberitakan, Erick Thohir mengancam akan menonaktifkan seluruh pihak yang diduga terlibat dalam Harley Davidson. Menteri BUMN ini sebelumnya telah mencopot Ari Ashkara dari jabatan direktur utama Garuda Indonesia per 5 Desember 2019. 

Erick meminta komite audit agar tetap melakukan investigasi lanjutan terhadap kasus penyelundupan dimaksud. 

Terkait adanya kejadian ini, Erick berpesan agar seluruh karyawan Garuda Indonesia bisa menjalankan tugasnya seperti biasa dan tidak terganggu dengan adanya restrukturisasi. 

"Saya minta seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang pesawat,” tandas Erick.

Dewan Komisaris Garuda telah menerbitkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor: DEKOM/SKEP/011/2019 pada 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt. Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk disamping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Tindakan Erick mendapat pujian para karyawan Garuda Indonesia. Sejak Jumat (6/12), kantor Kementerian BUMN dibanjiri karangan bunga.

Karangan bunga tersebut berisi ucapan terima kasih kepada Erick, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Bea Cukai lantaran sudah mengungkap kasus motor gede Harley Davidson, yang diduga diselundupkan melalui pesawat baru Garuda.

Selain ucapan terima kasih, karangan bunga juga berisi sentilan maupun curhatan yang mereka tujukan untuk dirut Garuda.

"Terima kasih Pak Erick Tohir, gaji dirut Garuda harusnya cukup kok buat beli Harley," dari Asosiasi Awak Kabin Indonesia.

"Terima kasih Menkeu dan MenBUMN yang membebaskan kami dari kepemimpinan yang dzolim, ganti dirut yang mensejahterakan karyawan, bukan kesejahteraan pejabat," dari IKAGI.

"Terima kasih Pak Erick Tohir, Garuda Indonesia tidak butuh direktur kaleng-kaleng," dari Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia.

"Terima kasih Pak Erick Tohir dan Bu Sri Mulyani dan bea Cukai yang sudah menyelamatkan Garuda dari pimpinan yang tidak punya integritas," Yayasan Awak Kabin. (RadarNonstop)