Mantap! Hutang Program Jokowi Mulai Diangsur, Jadi Kado Spesial Masyarakat di Momen HUT Tangsel Ke-13

Mantap! Hutang Program Jokowi Mulai Diangsur, Jadi Kado Spesial Masyarakat di Momen HUT Tangsel Ke-13
Istimewa

NONSTOPNEWS.ID - Sebanyak 1000 sertipikat tanah warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang sempat mandek di program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) akhirnya rampung dan serahkan.

Penyerahan sertipikat secara simbolis dilakukan kepada 7 orang perwakilan wilayah Kecamatan, yang bertepatan dengan gelaran rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tangsel ke-13 tahun, di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan Puspitek Raya, Setu, Jum’at (26/11/2021).

Secara bergantian, Walikota Benyamin Davnie, Wakil walikota Pilar Saga Ichsan, Ketua DPRD Abdul Rasyid, Wakil Ketua  DPRD, Iwan Rahayu, Li Claudia Chandra, Mustopa, dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel, Harison Mocodompis, menyerahkan sertipikat kepada perwakilan masyarakat.

"Itu program dari teman-teman kita, kita minta memang sejak awal ke kantor pertanahan untuk bisa diberikan seribu sertifikat melalui program PTSL," kata Benyamin.

Ditempat yang sama, Harison Mocodompis mengaku akan berupaya menyelesaikan sertifikat tanah yang belum diterima masyarakat hingga diakhir tahun.

"Sekuat mungkin lah ya, karena permasalahannya juga tergantung data dokumen aslinya masyarakat. Kan ditukar nih, sertifikat jadi, dia (masyarakat-red) harus menyerahkan aslinya. Tapi Alhamdulillah, ini yang seribu sudah kita beresin. Tinggal sisa-sisanya ini, kita lihat sampai akhir tahun kuatnya berapa," terang Harison.

Sementara, sekretaris Komisi l DPRD Kota Tangsel, Drajat Sumarsono mengatakan, pemberian 1000 sertifikat kepada masyarakat, sudah sesuai dengan target atas aduan masyarakat.

"Waktu awal dulu, ada aduan masyarakat (belum terima sertifikat PTSL-red) seperti itu, kita mengundang BPN, camat, lurah. Nah dari situ ada total 5001(sertifikat belum selesai) iya kan. Terus berkembang menjadi 5400 berapa, gitu kan. Kita punya target nih, tahun ini 1000 (sertifikat) harus selesai," bebernya.

Drajat jelaskan bahwa Komisi l akan mengawal permasalahan PTSL yang diajukan masyarakat Tangsel agar bisa selesai semua. Bahkan, untuk 2022 tahun depan, ia menargetkan 1500 bidang tanah yang diajukan masyarakat melalui program PTSL bisa tuntas.

"Nah tahun besok (2022) kita punya target lagi, 1500 harus kelar. Kita kawal terus, saya pastikan 2022 tidak ada lagi permasalahan PTSL di Kota Tangsel, saya dan teman teman komisi l akan terus mengawal sampai tuntas," pungkasnya. (Kibo)