Isi Lumbung Warga, Pemkot Tangerang Bagikan 100 Ton Beras Untuk Seluruh RW

Isi Lumbung Warga, Pemkot Tangerang Bagikan 100 Ton Beras Untuk Seluruh RW
Isi Lumbung Warga, Pemkot Tangerang Bagikan 100 Ton Beras Untuk Seluruh RW
()

NONSTOPNEWS.ID - Pemerintah Kota Tangerang berikan bantuan ratusan ton beras kepada masyarakat Kota Tangerang yang terdampak Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjabarkan Pemkot menyiapkan tak kurang dari 100 ton beras untuk didistribusikan kepada 1.013 RW se-Kota Tangerang melalui Program Beras Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemerintah Kota Tangerang.

"Setiap RW akan mendapat sebanyak 100 kilogram beras Jaring Pengaman Sosial dari Pemkot," terang Arief kepada salah satu Ketua RW di Kantor Kelurahan Kedawung Barat, Neglasari, Sabtu (11/4/2020).

Wali Kota juga menjelaskan mekanisme distribusi beras JPS, beras akan didistribusikan ke tiap kantor kecamatan untuk kemudian didistribusikan kembali ke tiap-tiap kelurahan.

"Dari kelurahan akan dikirim lagi ke masing-masing RW untuk stok di lumbung warga. Nanti RW yang mendata warga yang berhak menerimanya. Kemudian diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," jabarnya.

Selain beras JPS, lanjut Wali Kota, Pemerintah Kota Tangerang juga memberikan bantuan beras kepada 64.000 KK berpenghasilan rendah yang terdampak Covid-19 di wilayah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial Kota Tangerang.

"Setiap KK yang menerima bantuan akan mendapat beras sebanyak 5 kilogram," pungkasnya.


Diketahui, seandainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan, Arief akan menginstruksikan jajarannya agar menyiapkan sosialisasi lewat berbagai media terkait akan diberlakukannya PSBB di Kota Tangerang.

"OPD dengan kecamatan lakukan sosialisasi di tiap kelurahan baik itu langsung maupun lewat media sosial. Saya juga meminta setiap OPD yang memiliki mobil operasional agar dijadikan mobil wawaran," terang Walikota.

"Kami juga sudah menyiapakan Perwal, jadi hanya tinggal menunggu pengesahan dari Pergub Bantennya seperti apa," imbuhnya.

Dengan demikian Walikota berharap dalam empat hari kedepan, sosialisasi kepada masyarakat dapat optimal sehingga nantinya masyarakat betul-betul siap saat diberlakukannya PSBB.

"Kepada seluruh masyarakat, saya mengajak agar PSBB di wilayah Jabodetabek bisa sukses maka dibutuhkan kedisiplinan dari kita semua untuk menjalankan berbagai arahan pemerintah," ajaknya.

"Baik itu melakukan social physical distancing, jaga jarak, selalu gunakan masker, melakukan disinfektanisasi, sering-sering cuci tangan, terapkan PHBS dan jangan lupa bahagia agar sistem imun tetap terjaga dan meningkat," imbau Walikota.

Berbagai sarana prasana kesehatan jelang PSBB di Kota Tangerang juga terus ditingkatkan, terdapat 27 rumah sakit yang menyediakan 380 ruang isolasi dan dilengkapi 50 unit ventilator, dengan 86 dokter spesialis yang terdiri dari dokter paru, penyakit dalam dan anak yang sudah membuat gugus tugas di masing-masing rumah sakit.

Selain itu, RSUD Kota Tangerang juga dipersiapkan untuk menjadi rujukan Covid-19 dengan kapasitas 160 tempat tidur. Kemudian ada bebebapa RS yang kapasitas tempat tidurnya ditambah diantaranya RS Annisa 16 unit, RS Mayapada 40 unit, RS EMC 26 unit, RS Awal Bros 26 unit, dan RS Ar-Rahmah 30 unit. (ADV)