Gara-Gara Covid, Tingkat Kejahatan di Tangerang Meningkat

Gara-Gara Covid, Tingkat Kejahatan di Tangerang Meningkat (Ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID - Sepanjang 2020 Polres Metro Tangerang Kota menyatakan, telah terjadi peningkatan jumlah kasus tindak pidana jika dibandingkan 2019. Kasus pencurian dengan pemberatan serta penganiayaan berat mendominasi. 

Untuk kasus penyalah gunaan narkotika justru mengalami penurunan. Meski begitu jumlah barang bukti narkoba jenis sabu dan ganja yang berhasil disita mengalami peningkatan. 

Pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020 dirasa mempengaruhi aksi tindak pidana di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, yang justru mengalami peningkatan sebesar 6,29 % dibanding 2019. 

Kasus tindak pidana pada 2019 terjadi sebanyak 572 kasus. Sedangkan untuk tahun 2020 sebanyak 608 kasus, yang diimbangi dengan peningkatan penyelesaian kasus dari 680 kasus di 2019, meningkat menjadi 878 kasus di 2020 atau naik 29,11 %. 

Kasus pencurian dengan pemberatan, serta penganiayaan berat mendominasi peningkatan kasus tindak pidana di Kota Tangerang.

Sedangkan untuk kasus penyalah gunaan narkotika justru mengalami penurunan sebesar 19 %  dari 325 kasus di 2019 menjadi hanya 254 kasus di 2020, dengan jumlah tersangka di 2020 sebanyak 331 tersangka. Sedangkan 2019 sebanyak 397 tersangka. 

Namun demikian, untuk barang bukti narkotika yang berhasil disita justru alami peningkatan, yakni narkotika jenis ganja sebanyak 14.821 gram di 2019 menjadi 225.032 gram di 2020.  

Sedangkan untuk jenis sabu dari 3214 gram di 2019. Meningkat menjadi 28.042 gram di 2020 ini.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, meningkatnya angka kasus tindak pidana tersebut membuat resiko penduduk menjadi korban suatu tindak kejahatan alami peningkatan dari 23 orang pada 2019, menjadi 24 orang di tahun 2020. (red)