Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Banyak Minta Penjelasan Soal Pelaksanaan APBD 2020, Bisa Dijelasin Nggak Nih?

Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Banyak Minta Penjelasan Soal Pelaksanaan APBD 2020, Bisa Dijelasin Nggak Nih? (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Dalam pandangan umum, Fraksi Gerindra-PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meminta beberapa penjelasan mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, 

Dalam pandangan tersebut, beberapa hal yang dimintai penjelasan kepada Walikota Tangsel antara lain, mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD), piutang pendpatan, aset daerah, hibah pariwisata, Belanja Tidak Terduga (BTT) penanganan Covid-19.

Kemudian, terkait pengendalian atas kegiatan publikasi penyebaran informasi melalui media luar ruang pada Dinas Komunikasi dan Informatika, pembangunan infrastruktur serta belanja hibah daerah.

Untuk persoalan aset, fraksi Gerindra-Pan menyorot terkait Kota Tangsel yang memiliki aset tetap senilai 21 triliun lebih, dimana berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada Kartu lnventaris Barang (KIB) menunjukan bahwa belum sepenuhnya dilengkapi informasi yang lengkap.

Secara rinci, sebanyak 191 bidang tanah pada KIB A belum dilengkapi informasi alamat atau okasi yang jelas, ada l.601 bidang tanah pada KlB A dilaporkan dengan luasan 0,00 m2, di antaranya terdapat 26 bidang tanah yang memiliki luasan minus.

Lanjut, terdapat adanya informasi dalam KIB C dan D terkait aset tetap gedung dan bangunan serta aset tetap jalan irigasi dan jaringan belum lengkap. Selain itu informasi lokasi/alamat aset tetap pada KIB C dan KlB D belum lengkap dan beberapa informasi yang tercantum KIB C belum konsisten.

Lalu, terdapat 194 aset tetap peralatan dan mesin yang tidak dapat diketahui keberadaannya atau hilang senilai 1,1 M lebih dan aset tetap lainnya berupa 4.864 bibit tanaman anggrek yang tidak diketahui keberadaannya senilai Rp 147.776.400,00.

“Hal tersebut mengakibatkan pengguna KIB tidak memperoleh informasi yang lengkap, dan akurat terkait aset tetap dan aset lain-lain senilai Rp1.006.179.061 belum memiliki status penggunanya, yang akan bertanggung jawab atas aset tersebut dan senilai sekitar 33 M belum dapat diklasifikasikan secara tepat. Mohon penjelasannya!,” pungkas Ketua Fraksi Gerindra-PAN, Ahmad Syawqi, pada gelaran rapat paripurna, yang membahas perihal terkait. (Kibo)