DPC PDIP Tangsel: Aksi ke DPP Tidak Mewakili Suara Kader

DPC PDIP Tangsel: Aksi ke DPP Tidak Mewakili Suara Kader (Wakil Ketua DPC Bidang Kehormatan PDIP Tangsel, Drajat Sumarsono/kb)

NONSTOPNEWS.ID - Aksi segelintir orang yang mengatasnamakan suara kader baik PAC, Ranting, Anak Ranting dan simpatisan PDI Perjuangan (PDIP) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pilkada mendapatkan bantahan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kota Tangerang Selatan. 

Menurut Wakil Ketua DPC Bidang Kehormatan Drajat Sumarsono, struktural partai mulai dari PAC, Ranting, Anak Ranting bahkan Fraksi DPRD serta badan dan sayap partai solid dan tegak lurus kepada ketua umum, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan beserta jajaran DPP.

"Yang hari ini dilakukan oleh segelintir oknum mengatasnamakan kader PDI Perjuangan se Tangerang Selatan adalah kebohongan publik. Jangan bawa-bawa institusi atau kader partai. Berpartai harus tertib dan disiplin," ujar Drajat, yang juga anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan.

Bahkan katanya lagi, penolakan atas keputusan DPP Partai memiliki konsekuensi sanksi tegas dan telah diatur oleh AD/ART PDI Perjuangan.

"Jika kader ideologis partai, seharusnya paham dan siap menunggu intruksi komando Ibu Megawati. Yang tidak siap tunduk dan patuh, silakan hengkang. Karena kita tidak menampung kader kaleng-kaleng," tegas Drajat.

Meski dirinya sebagai kader juga ikut daftar sebagai cawalkot Tangsel, namun Drajat memastikan tetap tegak lurus dan tidak baper alias bawa perasaan atas apapun keputusan yang sudah ditetapkan Ibu Megawati dan jajaran DPP Partai.

"Saya saja kader internal daftar menjadi cawalkot, patuh tegak lurus atas perintah DPP. Kok ada aksi-aksi seakan-akan mendesak Ibu Megawati dan DPP Partai harus kader internal?, ada apa ini, siapa yang dimaksud mereka soal kader internal itu?," tanya Drajat Sumarsono tegas.

Hal serupa disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi Suhari Wicaksono. Menurutnya, mulai dari Fraksi, struktural DPC, PAC, Ranting, anak ranting serta badan dan sayap partai yang sah tetap tegak lurus ikut komando Megawati dan DPP Partai.

"Jangan mengatasnamakan kader partai se Tangsel, organisasi punya aturan main dan tentu akan disikapi secara organisasi secepatnya kepada mereka yang tidak tegak lurus atas perintah partai," tegasnya. (kb)