Bioskop di Kota Tangerang Diizinkan Beroperasi, Begini Syaratnya!

Bioskop di Kota Tangerang Diizinkan Beroperasi, Begini Syaratnya! ()

NONSTOPNEWS.ID – Penurunan kasus covid-19 menjadikan wilayah Kota Tangerang membuka sejumlah tempat hiburan yaitu bioskop. Jika dilihat dari angka indikator PPKM covid-19 kota seribu industri itu sudah berada di level 2 sehingga bisokp diperbolehkan berperasi kembali.

Meski telah dibuka sejumlah persyaratan harus tetap dilakukan. Mulai dari, wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi yang hanya pengunjung kategori hijau boleh masuk, kapasitas 50 persen, usia di bawah 12 tahun dilarang masuk, dilarang makan dan minum di area bioskop.

“Pemkot Tangerang memberikan ketentuan harus adanya sinar UV-C didalam saluran udara gedung bioskop. Melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala dan mengikuti aturan prtokol kesehatan secara ketat sesuai aturan yang ada,” kata Plt Asda I, Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, Rabu (15/9/2021).

Said juga mejelaskan bahwa sebenarnya Kota Tangerang berada pada level dua zona covid-19. Namun, karena berada di wilayah aglomerasi, maka Kota Tangerang masih di level 3

“Kita berada di wilayah aglomerasi, maka Kota Tangerang masih di level 3 dengan beberapa pelonggaran baru, yakni bioskop diizinkan beroperasi,” katanya.

Sementara itu, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes), Dini Anggraeni menjelaskan, assesmen atau indikator level PPKM Kota Tangerang saat ini terus menunjukkan perbaikan.

Mulai dari transnmisi komunitas yaitu kasus konfirmasi yang sudah ditingkat satu dengan 5,54 persen, rawat inap RS ditingkat satu dengan 4,52 persen dan indikator kematian di tingkat satu dengan 0,13 persen.

“Sedangkan pada kapasitas respon Kota Tangerang ditingkat sedang. Diantaranya, testing yang masuk tingkat memadai dengan 1,03 persen, tracing ditingkat sedang dengan 10,49 persen dan treatmen ditingkat memadai dengan 8,17 persen,” katanya.

Dini menambahkan, dari enam indikator yang masih harus dievaluasi adalah indikator tracing yang masih pada tingkat sedang. Diketahui, saat ini tracing Kota Tangerang masih 1:10 sedangkan rasio yang harus dipenuhi adalah 1:15.

“Sedangkan untuk indikator lainnya juga terus kita maksimalkan. Penurunan kasus belakangan ini diiringi dengan cakupan vaksinasi yang terus bertambah, jadi jangan euphoria berlebihan. Kami imbau, masyarakat harus menerapkan 5M secara ketat dan ikuti vaksinasi. Sedangkan Pemkot Tangerang terus gencarkan 3T,” jelasnya. (Red)