Apjatel Bicara Soal Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi di Tangsel, Ada Sesuatu Nih!

Apjatel Bicara Soal Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi di Tangsel, Ada Sesuatu Nih! (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), Muhammad Arif, mengungkap perihal penyelenggaraan jaringan telekomunikasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Arif menyampaikan, persoalan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi diwilayah Kota Tangsel, masih sebatas penataan.

“Kalau di Tangsel tidak terlalu berat lah casenya, itu juga anggota sudah koperatif kok. Memang kemarin sempet masih ada kabel-kabel. Kadang-kadang ada kabel PLN, kadang kabel gelap yang nakal-nakal juga ada  kadang jadi gak bisa di pastikan itu punya anggota kita,” katanya, dikawasan Jakarta Barat, Senin (6/9/2021).

Lebih lanjut, mengenai regulasi penyelenggaraan jaringan telekomunikasi di Tangsel, dirinya mengaku belum membaca secara detil. 

Meski begitu, kata Arif, untuk persoalan regulasi, yang dianggap berat oleh para pengusaha penyelenggara jaringan telekomunikasi ialah terkait sewa barang milik daerah.

“Kalau terus terang sementara inj belum baca secara detil di Tangsel kayak apa. Sebenernya kita juga melihat case by case saja, kalau emang casenya dia perapihan ya udah. Kita kan nanya sama dia (Pemerintah Daerah), yang dimau mereka apa, oh mereka maunya perapihan, ya kita rapihin, kalau perapihan itu case ringanlah,” ujarnya.

“Yang berat itu SBD (sewa barang milik daerah), sewa lahan, itu yang berat, kalau di Tangsel tidak sewa lahan. Cuma untuk perapihan ajah,” ungkap Arif.

Untuk diketahui, Apjatel merupakan perkumpulan para pengusaha penyelenggara jaringan telekomunikasi atau para pengusaha pemilik kabel-kabel fiber optik, yang sering dijumpai ditepian sejumlah jalan raya di Kota besar.

Disisi lain, Kota Tangsel sendiri, telah memberlakukan aturan mengenai penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, yang dituangkan dalam Peraturan Walikota Tangerang Selatan nomor 47 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Walikota nomor 3 tahun 2019 tentang penataan dan pengendalian menara telekomunikasi. (Kibo)