Aneh, Kok Pilar Bicara Kekurangan Pembangunan di Tangsel

Aneh, Kok Pilar Bicara Kekurangan Pembangunan di Tangsel
Aneh, Kok Pilar Bicara Kekurangan Pembangunan di Tangsel
(Kb/nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Bakal calon Wakil walikota Pilar Saga Inchsan, mengungkapkan adanya beberapa kekurangan pembangunan fisik di beberapa wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri acara deklarasi tim pemenangan di wilayah Vila Dago Kelurahan Bambu Apus, Pamulang untuk pasangan calon Walikota dan Wakil walikota pada Benyamin - Pilar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020, dikediaman salah seorang tokoh masyarakat yakni H. Yoyo, pada Jum’at malam (15/8/2020).

“Masih ada beberapa  wilayah saya tidak menyebutkan cuman di Pamulang sendiri ada beberapa Kelurahan. Khususnya masalah pendidikan kita perlu tingkatkan lagi yaitu masalah SMP yang menjadi sorotan, dan juga ada beberapa perbaikan perbaikan jalan lingkungan dan drainase, yang itu harus di sempurnakan jadi sebenarnya infrastruktur dasar alhamdulillah kemarin sudah rampung, dan harus disempurnakan lagi,” ujar Pilar, usai giat tersebut.

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan wilayah Kota dan Kabupaten lain di Provinsi Banten, fasilitas pendidikan bisa dikatakan lebih baik. Namun, menurutnya fasilitas pendidikan untuk SMP masih perlu ditingkatkan.

“Namun, tentu saja bertambahnya penduduk di Tangsel, kita harus menyikapi hal itu. Sekarang di sistem zonasi ini, anak-anak bersaing bagaimana mereka bisa masuk SMP terutama SMP Negeri. Karena SD kita ada 160 SD di Tangsel, dan kita ada 24 SMP dan kita kedepannya harus tingkatkan jumlah  kuota buat anak-anak sekolah,” katanya.

Selanjutnya, Pilar juga menyampaikan kekurangan pembangunan diwilayah Kecamatan lain seperti di Kecamatan Setu. Menurutnya, pembangunan drainase diwilayah tersebut harus menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota.

“Sebetulnya Kalau 100 persen, saya bilang pasti tidak mungkin 100 persen, tapi ada wilayah yang kita kunjungi menginginkan penyempurnaan insfrastruktur, khususnya adalah masalah drainase. Drainase disana kedepan harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota, dan akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita juga,” sambungnya.

Ditambahkan Pilar, bahwa kedepannya akan diciptakan lebih banyak lagi ruang-ruang publik, seperti sarana olahraga, ruang terbuka hijau, yang dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi, kegiatan sosial, maupun ekonomi.

“Tangsel ini masyarakatnya dinamis, dan membutuhkan gaya hidup perkotaan, dimana hobi dan kegiatan ekonomi, kegiatan sosial sangat dinamis. Di Tangsel kita membutuhkan wadahnya, ke depan pembanguan kita juga kita fokuskan, butuh ruang ruang publik. Taman-taman kota, sarana olahraga, mungkin ke depannya itu yang akan lebih menjadi konsen buat kita,” pungkasnya. (Kb)