Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Tahap II Kasus TPPU Atas Nama Rudiyanto Pei

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Tahap II Kasus TPPU Atas Nama Rudiyanto Pei
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Tahap II Kasus TPPU Atas Nama Rudiyanto Pei

NONSTOPNEWS.ID – Penyerahan tersangka dan barang bukti tahap II perkara Tindak Pidana Pencuian Uang (TPPU) dari Penyidik Mabes Polri kepada Kejaksaan Agung RI, pada Senin (15/8/2022) kemarint bertempat di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel).

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel, Aliansyah penyerahan tersangka dan barang bukti tahap II yang dilakukan di kantor Kejari Tangsel atas nama Rudiyanto Pei.

“Tersangka Rudiyanto Pei diduga melakukan pencucian uang terkait harta Terdakwa Indra Kesuma Alias Indra Kenz selaku affiliator atau affiliate Binomo Media Sosial Chanel Youtube miliknya dan selain itu selaku Direktur PT. Kursus Trading Indonesia yang bergerak dalam bidang edukasi salah satunya mengajarkan Trading Binomo atas perbuatan tersangka banyak korban yang mendaftar Binomo melalui Link Reffereral miliknya maupun mendaftar Binomo setelah melihat konten video Binomo yang diuploadnya di chanel Youtube,” jelas Kajari Aliansyah dalam siaran pers, pada Senin (15/8/2022).

Lanjut Aliansyah, Binomo sendiri beroperasi di Indonesia tanpa adanya legalitas dan sudah berkali-kali dihentikan dan diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi yang terhubung dalam Satuan Petugas Waspada Investasi dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi melarang kegiatan Binary Options yang digunakan oleh Binomo sehingga merugikan masyarakat sampai saat ini tercatat kurang lebih sebesar Rp. 100.677.637.894,00.

Dan, pasal yang dilanggar oleh tersangka adalah Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Karena itu, sesuai Keputusan Jaksa Agung RI No. 518/A/J.A/11/2021 tentang P16 a, maka Jaksa yang akan menangani perkara tersebut terdiri dari Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

“Untuk diketahui, korban yang dirugikan dalam perkara ini kurang lebih sebanyak 144 orang,” pungkas Aliansyah. (N’stop)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS