Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!

Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!
Berapa Jalan Rusak dari 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang
Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!
Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!
Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!
Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek, Rusak dan Berlubang!

NONSTOPNEWS.ID - 16 paket pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang Tahun Anggaran (TA) 2021 jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karenan tidak sesuai spesifikasi. Dimana 12 paket di antaranya merupakan proyek peningkatan jalan.

Berdasarkan hasil penelusuran terhadap jalan-jalan yang terdapat dalam proyek tersebut, saat ini kondisinya masih terdapat kerusakan di sejumlah titik pada ruas -ruas jalan tersebut. Berikut data dan faktanya:

  1. Peningkatan Jalan Garuda, sumber anggaran dari Bantuan Keuangan Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2021 senilai Rp12.899.716.496.
  2. Peningkatan Jalan Garuda sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp2.804.789.253. Sepanjang Jalan Garuda diperkirakan terdapat 98 titik kerusakan berupa lubang dengan diameter mencapai 1 sampai 2 meter. Terparah di pertigaan antara Jalan Pembangunan I dan Jalan Garuda, keadaan jalan beton banyak keretakan, dan berlubang. Bahkan sebagian jalan, ditambal menggunakan paving block, dengan panjang jalan mencapai 2,5 kilo meter.
  3. Peningkatan Jalan Iskandar Muda menghabiskan total anggaran sebesar Rp8.380.320.000 diperkirakan terdapat 9 titik jalanan berlubang, mulai dari depan kantor Dinas Lingkungah Hidup (DLH) Kota Tangerang sampai persimpangan Jalaln Lebak Wangi I.
  4. Peningkatan Jalan Ki Hajar Dewantoro menghabiskan anggaran Rp3.890.225.000 diduga peningkatan jalan hanya pada jalan dari arah Green Lake City Boulevard sampai dengan jalan perbatasan Jakarta-Banten. Sedangkan pada Jalan Ki Hajar Dewantoro dari arah Green Lake City Boulevard menuju Kec. Cipondoh, diperkirakan terdapat 30 titik jalanan yang berlubang. Ditaksur, panjang jalan mencapai 2,6 kilo meter.
  5. Peningkatan Jalan Husein Sastranegara, menghabiskan anggaran senilai Rp4.225.139.252 dari Bantuan Keuangan Provinsi Banten TA 2021, diperkirakan terdapat 77 titik kerusakan dan berlubang. Terparah, berada di bagian arah putar balik Rawa Bokor, pada saat hujan, bagian jalan yang rasakan tergenang air, menyerupai kolam ikan.
    Karikatur: Kondisi Jalan 12 Proyek DPUPR Kota Tangerang yang Tidak Sesuai Spek
  6. Peningkatan Jalan Marsekal Suryadarma menghabiskan anggaran sebesar Rp1.613.579.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021.
  7. Peningkatan Jalan Mersekal Suryadarma (lanjutan) sumber APBD sebesar Rp10.018.459.034, diperkirakan terdapat 156 titik lubang.
  8. Peningkatan Jalan Pembangunan 3 menghabiskan anggaran sebesar Rp5.686.289.000 diperkirakan terdapat 26 titik lubang.
  9. Peningkatan Jalan Sisi Kiri SP Semanan menghabiskan anggaran sebesar Rp3.211.720.221 diduga ditingkatkan kurang lebih sepanjang 750 meter. Saat ini, terdapat banyaknya bagian jalan yang rusak.
  10. Peningkatan Jalan Bouroq menghabiskan anggaran sebesar Rp5.492482.000 diperkirakan terdapat lubang dengan diameter cukup besar yang ditutupi plat baja, dengan sekelilingnya di aspal hotmix.
  11. Peningkatan Jalan Imam Bonjol menghabiskan anggaran sebesar Rp5.997.278.035 diperkirakan terdapat 192 titik lubang.
  12. Jalan Kali Perancis menghabiskan anggaran sebesar Rp3.446.431.964. Saat ini kondisinya mengalami kerusakan sepanjang jalan.

Sejumlah warga sekitar jalan-jalan tersebut, mengeluhkan kondisi jalan yang sangat menggangu kenyamanan dan aktifitas warga.

Seperti disampaikan oleh warga sekitar Jalan Kali Perancis, Jo, yang mengatakan jalan rusak parah dikarenakan dilalui oleh kendaraan proyek pengangkut tanah, dan belum ada perbaikan dalam rentan waktu dua tahun terakhir.

"Disepanjang Jalan Kali Perancis ini sudah 2 tahun Mas, gak ada pembangunan, pembangunan itu ada di deket FM7 yang depan Gerbang Tol, trus juga jalanan rusak ini kan gara-gara dilewatin sama mobil proyek dari pembangunan Pantai Indak Kapuk (PIK) 2, dan lanjut sampe sekarang ini pembangunan PIK 3 yang siang malem gak ada berhentinya," ujarnya, Jum'at(12/8/2022).

Terpisah, Akhyar selaku pedagang yang juga warga asli dikawasan Garuda mengungkapkan, bahwa jalan kembali rusak usai sebulan rampung dibetonisasi.

"Itu yang depan, jangankan 1 bulan, 1 minggu aja jalanan udah retak kaya gitu, trus juga waktu pembangunan gak ada sama sekali kompensasi. kan 1 jalan ini di blok, kita pedagang sini gaada yang beli disini,” ujarnya, Kamis (4/8/2022).

Senada, Andhika, warga Jalan Pembangunan 3 menyayangkan pembangunan tidak merata dan juga jalanan berlubang disepanjang jalan.

"Ya tanggung aja si menurut saya mah, walaupun sudah lebih baik dari pada sebelumnya. karena Masi banyak lubang-lubang di tengah jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan terutama pengguna motor,” ujarnya, Kamis (18/8/2022).

Untuk diketahui, 12 paket pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menelan anggaran total senilai Rp66.946.429.255. Dimana ketidaksesuaian spesifikasi paket pekerjaan menurut BPK total senilai Rp2.854.338.542.

Hingga tanggal 20 Juni 2022, baru 7 penyedia jasa pekerjaan sudah menyetorkan kelebihan bayar senilai Rp602.557.090 dan tersisa Rp2.606.614.296 yang belum disetor kas daerah.

Meski begitu, hingga saat ini belum diketahui apakah sisa pengembalian ketidaksesuaian telah disetorkan seluruhnya.

Pasalnya, baik DPUPR maupun Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, serta pihak terkait lainnya, belum memberikan keterangan lebih lanjut. Meski nonstopnews.id sudah mencoba untuk mengkonfirmasi.

Hingga berita ini dipublish, Nonstopnews.id masih menggali lebih dalam informasi perihal terkait. (Najib)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS