Penyidik KPK 'Obok-obok' Puspem Tangsel, Ada Apa?

Istimewa

TANGSEL - Mencium geliat dugaan korupsi dalam pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sejumlah tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kawasan perkantoran yang terletak di Jalan Maruga, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat tersebut.

Seperti yang dilansir Kabar6.com, satu persatu bangunan gedung yang proyeknya menyedot kas daerah hingga ratusan milliar rupiah itu, tak luput diperiksa. 

Salah seorang pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang tak ingin disebut namanya mengungkapkan, bahwa pemeriksaan sudah berlangsung sejak Jumat (11/05/2018) lalu. Ketika itu, semua penyidik datang turut didampingi petugas keamanan gedung.

“Penyidik KPK sampai ada yang naik ke plafon,” katanya, Senin (14/05/2018).

Sumber menjelaskan, tim penyidik memeriksa secara detail konstruksi bangunan gedung. Material bahan bangunan seperti kaca juga diperiksa dengan cara diketuk-ketuk. Kemudian juga pintu geser yang terdapat pada bagian ruangan toilet. 

“Begini amat, mana udah rusak lagi,” ucap Sumber menirukan ucapan seorang penyidik KPK.

Dirinya menambahkan, penyidik KPK juga sempat beradu mulut dengan seorang pegawai yang bertugas memegang anak kunci gedung. Petugas penyidik yang datang juga turut didampingi pegawai dari Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman (DTKBP). 

“Ditemenin juga sama Pak Mukodas (Sekretaris DTKBP ketika itu),” tambahnya.

Sayangnya, hingga berita ini disusun, belum didapat konfirmasi dari pihak Pemkot Tangsel, terkait kedatangan petugas KPK tersebut. (ak)