Pasca Bom Surabaya, Ratusan Personel Amankan Gereja Di Tangsel

(ak|nonstopnews.id)

TANGSEL - Pasca tragedi bom bunuh diri, yang terjadi di Kota Surabaya, sebanyak 400 personel Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dikerahkan, untuk pengamanan terhadap 179 gereja di wilayah hukum Polres Tangsel, Minggu (13/05/2018).

Dijelaskan Kabag Ops Polres Tangsel, Kompol Hadi Supriyatna bahwa, penebalan keamanan ini dilakukan di semua gereja yang ada di wilayah hukum Polres Tangsel.

“Semua gereja, tercatat ada 179 gereja kita laksanakan penebalan pengamanan dan patroli oleh sekitar 400 personel dibantu Polsek jajaran,” kata Kabag Ops Polres Tangsel Kompol Hadi Supriyatna.

Widodo, bagian keamanan dan Humas gereja St Monica Serpong, memastikan kegiatan ibadah misa hari Minggu ini berjalan lancar. 

“Kami berkoordinasi dengan pihak keamanan supaya tidak ada gangguan keamanan dan tercipta situasi yang kondusif,” katanya.

Sedikitnya, tujuh orang personel dari Polres dan Polsek Serpong, menjaga kegiatan ibadah misa pagi ini.

“Secara internal kami juga mengajak umat untuk lebih proaktif dalam menjaga keamanan, khususnya jalannya kebaktian misa, termasuk memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada,” kata Widodo.

Hal senada juga disampaikan Wulan, pengurus gereja Santo Nikodemus, Rempoa kecamatan Ciputat Timur Tangerang Selatan. Dia meminta kepada jemaah untuk waspada dan tetap menjalankan ibadah dengan tenang.

“Ibadah hari Minggu ini berjalan aman dan lancar. Beberapa Polisi datang juga melakukan pengecekan. Kami dari pengurus memastikan jemaah tetap tenang dan khusuk beribadah. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan petugas untuk keamanan gereja,” terangnya. (ak)