Sebabkan Tembok Retak, Pembangunan Tol Serpong-Kunciran Kembali Dikeluhkan

Istimewa

CIPUTAT - Belum selesai masalah hilangnya fasilitas warga di Kelurahan Perigi dan Jombang, yang berupa akses jalan penghubung dua kelurahan tersebut akibat pembangunan Tol Serpong-Kunciran, kini warga mengeluhkan kerasnya aktifitas getaran alat berat dari kontraktor pemborong jalan tol tersebut.

Seperti yang dikeluhkan Bella Pratiwitiwii di akun Facebook nya, bahwa getaran yang dirasakan, sangatlah kuat, hingga mengakibatkan keretakan pada tembok rumahnya.

"Getarannya berasa banget, sampe tembok pada retak. Ini kalo ada gempa, ngga kerasa mana getaran gempa mana getaran pembangunan tol. Hadeeeh, ganggu jam jamnya orang istirahat nih, kerjanya nonstop dari pagi ketemu pagi, Masya Allah. Warga Joker (Jombang Keramat) dan sekitarnya kena dampaknya," tulis Bella dalam akun miliknya, Sabtu (14/04/2018).

Dalam statusnya, Bella mengeluhkan pekerjaan yang tidak mengenal waktu. Selain membuat beberapa bagian retak, diketahui pekerjaan pembangunan tol tersebut, mengganggu waktu istirahat masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Hal senada disampaikan Wawan, salah seorang pengendara yang melintasi kawasan pembangunan tol tersebut.

"Saya denger emang warga disini (Joker), pada ngeluh. Soalnya getarannya memang kencang sekali," pungkas Wawan.

Warga berharap, pihak pemborong dapat memperhatikan dampak atau akibat dari pembangunan Tol Serpong-Kunciran tersebut.(ak)