Tega! Satu Keluarga Tewas Dibantai di Periuk

(rn|Nonstopnews.id)

PERIUK - Sadis, itulah gambaran peristiwa satu keluarga, yang terdiri dari ibu dan dua anak perempuan di aniaya hingga tewas. Ketiga korban Ema (42), Nova (19), Tiara (11) harus menemui ajal dengan bersimbah darah. Suami korban, Efendi (55) masih selamat dilarikan ke Rs. Sari Asih, Sangiang dengan luka tusuk dileher.

Kejadian sadis itu terjadi di perumahan Taman Kota Permai II, Blok B6, Rt 6 Rw 12, Kelurahan Periuk Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) pagi.  Suami korban masih selamat dilarikan ke RS Sari Asih, Sangiang.

Awal mula terungkap kejadian itu menurut tetangga, Yunti, tidak seperti biasanya, korban tidak terlihat dipagi hari. Klakson mobil jemputan sekolah SD anaknya, Tiara pada pukul 6.30 wib tidak ada jawaban. Kunci gembok yang melilit pagar digoyangkan juga tidak satu pun dari keluarga tersebut yang keluar rumah.

Warga pun menaruh curiga, oleh para tetangga kemudian masuk dan mengetuk pintu. Karena tidak ada yang jawaban, para tetangga ini langsung membuka pintu yang kebetulan tidak dalam keadaan terkunci dan betapa kagetnya mereka menemukan ketiga korban dalam keadaan bersimbah darah tidak bernyawa dalam sebuah kamar.

“Saya tidak mendengar apa-apa dan tidak menaruh curiga, kerena sekira pukul 10 malam mereka baru saja pulang dan memarkir kendaraannya di garasi,” kata Yunti, tetangga korban.

Yunti juga mengatakan, bahwa Ema biasa berdagang pakaian bersama suami ketiganya tersebut di Pasar Tanah Tinggi. Sedangkan putri sulungnya Nova (19) kuliah di sebuah perguruan tinggi dan Tiara duduk di kelas VI SD. Kedua putri mereka merupakan buah hasil pernikahan pertama dan pernikahan kedua. Sedangkan di pernikahan yang ketiga dengan Efendi (55) belum di karuniai seorang anak.

“Saya sangat kaget sekali mendengar ketiganya meninggal dunia. Karena mereka ibu dan dua putrinya anak yang baik dan ceria semuanya,” ujarnya.

Ketiga korban kini di bawa ke RSUD Tangerang untuk diotopsi. Sampai saat ini pihak Polrestro Tangerang masih melakukan penyelidikan. Belum diketahui motif dari peristiwa ini. (rn)