Kota Tangerang Kedepankan Pendidikan dan Kesehatan Sebagai Investasi

nonstopnews.id/nett

TANGERANG- Pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur dasar kota masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang. Ketiga sektor tersebut menelan Anggaran daerah yang cukup banyak. Alasannya sangat rasional karena ketiga sektor ini bersentuhan langsung efeknya dengan masyarakat. Berdasarkan Pagu masing-masing dinas tahun 2018 ini diantaranya Pendidikan (Rp 520 Miliar) dan Kesehatan (Rp 230 miliar). Terbesar tentu saja ada di Dinas PU dan Tata Ruang mencapai Rp 724 miliar   

Menurut Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Tangerang, Said Endrawiyanto.  Investasi di bidang pendidikan dan kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas dan nasib suatu daerah. "Sudah bukan rahasia lagi, bahwa banyak negara maju di dunia ini bukan karena semata-mata ditunjang oleh adanya sumber daya alam yang melimpah, namun karena sumber daya manusia yang berkualitas. Dan sumber daya manusia yang berkualitas karena mereka telah melakukan investasi yang benar, yakni investasi di bidang pendidikan dan kesehatan," ujar Said.

Investasi di bidang pendidikan dan kesehatan, lanjutnya, akan melahirkan manusia-manusia yang unggul dan kompetitif, dan pastinya memiliki kecerdasan dan mampu mengembangkan potensi kemanusiaannya. "Keberhasilan negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea, China, Singapura dan Malaysia, karena mereka yakin betul dan memberikan perhatian penuh pada bidang pendidikan dan kesehatan," ungkap Pria ramah itu, beberapa waktu lalu.

Karenanya, melalui Tangerang Cerdas, Said mengungkapkan bahwa Pemkot Tangerang tetap memberikan beasiswa untuk 8.100 siswa SD negeri/swasta dan 500 siswa Matdrasah Ibtidaiyah sebesar Rp 8,1 miliar. Sedangkan untuk 1.457 siswa SMP/Mts negeri atau swasta, disiapkan beasiswa sebesar Rp 1,8 miliar. "Masyarakat miskin di Kota Tangerang yang tidak mampu akan disekolahkan oleh Pemkot Tangerang," ungkap Said.

Bukan itu saja, sarana dan prasarana sekolah pun ditingkatkan. Mulai dari pembangunan 180 ruang kelas lengkap dengan meubeleir hingga pengadaan komputer untuk UNBK. "Bukan itu saja, mudah-mudahan program yang dicanangkan Pemkot Tangerang sejak tahun 2015 untuk membangun 1.000 ruang kelas akan kelar tahun ini," ujar mantan Kabag Humas tersebut.

Said pun memaparkan khusus Program Tangerang Sehat, meski ada BPJS, jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin Kota Tangerang tidak dihapuskan. Justru hanya berganti nama, dari yang sebelumnya multiguna, saat ini berubah menjadi BPJS. "Biaya per bulan untuk warga pun masih Pemkot Tangerang membiayai. Bahkan angkanya naik dari sebelumnya Rp 21,3 miliar untuk 242.634 jiwa. Di tahun 2018, angkanya naik menjadi 47,7 miliar," ujarnya.

Bahkan, menurut Said, prioritas kesehatan pun ditingkatkan untuk tahun ini hingga ke pelosok Kota Tangerang. "Mulai pembangunan 5 puskemas mencapai Rp 25 miliar. Hingga pembangunan dan pengandaan meubelair posyandu," katanya.

Selanjutnya program bedah rumah untuk masyarakat miskin masih menjadi program andalan Bappeda. Ditargetkan, 1.000 rumah akan mendapatkan program hibah tersebut. Hanya saja Pemkot tidak menyediakan tenaga pekerja, Pemkot hanya menyiapkan dana sekitar Rp 25 juta untuk satu rumah.
“Untuk tenaga kita minta tenaga masyarakat untuk bahu-membahu membantu tetangganya yang tidak mampu,” tambahnya.

“Di tahun ini kami juga punya program mengusir banjir. Kami prioritaskan untuk pembangunan drainase jalan  di 569 ruas jalan, pembangunan embung air hingga pengadaan pompa di titik-titik rawan banjir," ujar Said di ruang kerjanya. Sehingga, lanjut Said, program prioritas seperti Pendidikan, kesehatan serta infrastruktur dasar perkotaan tetap menjadi prioritas kami di Bappeda.

Tentu saja tanpa melupakan beberapa program pendukung lainnya seperti Tangerang Terang, Tangerang Bersih, Tangerang Siap Kerja hingga Keamanan dan Ketertiban di Kota Ahlakul Karimah. "Jika semua ini berjalan, sudah dipastikan pada 2020 mendatang, Kota Tangerang adalah Kota yang layak tinggal, layak investasi,  layak kunjung hingga E-city (LIVE)," pungkas Said.(Advetorial)