Jual PSK Cikupa Lewat Whatsapp, Germo Ini Diciduk Polisi

(ak|nonstopnews.id)

TANGERANG - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terjadi di Kabupaten Tangerang. Berawal dari laporan warga, bahwa di Hotel Amaris, yang terletak di Kecamatan Panongan, seringkali dijadikan lokasi memperdagangkan wanita sebagai  Pekerja Sex Komersil (PSK) kepada  pelanggan seharga Rp 500 Ribu.

"Pada Kamis, 05 April 2018 sekira pukul 17.30 WIB, Tim Opsnal Unit PPA Satreskrim Polresta Tangerang saat sedang melaksanakan Observasi di wilayah Hotel Amaris, dengan alamat, Perumahan Raya Citra Raya Blok KA No. 01 Kav. No. 2 Kawasan Komersial Life Style Desa Ciakar Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Kemudian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa lokasi tersebut, sering dijadikan perdagangan PSK melalui pesan Whatsapp," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, lewat pesan whatsapp nya, Jumat (06/04/2018).

Setelah diselidiki lebih lanjut, Unit PPA yang dipimpin oleh KANIT IDIK 5 (PPA), IPTU. Ferdo Elfianto, bersama Opsnal bergerak menuju TKP yang dimaksud. Dan ternyata benar bahwa M. Kurniawan Beyeng, alias Wawan (42) telah memperdagangkan wanita sebagai Pekerja Seks.

"Saat ditindaklajuti, benar tersangka sudah memperdagangkan wanita untuk menjadi PSK kepada pelanggannya," tambahnya.

Dari tangan pelaku, didapati barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 1,8 juta, handphone dan kertas bukti check-in di hotel tersebut. 

Pelaku disangkakan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP, dan atau Pasal 10 dan atau Pasal 12 UU RI NO. 21 Tahun 2007 ttg Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan hukuman minimal lima tahun penjara.(ak)