Telanjangi Pasangan Kekasih, Pelaku Menangis Dituntut 7 Tahun Penjara

(ari|nonstopnews.id)

TANGERANG - Masih ingat kasus persekusi pasangan yang diarak telanjang di Cikupa, Kabupaten Tangerang pada 11 November 2017 lalu?. Kini, para terdakwa hanya bisa menyesali perbuatannya.

Salah satu terdakwa saat dituntut hukuman penjara 7 tahun, yaitu yang juga Ketua RT, Komarudin pun menangis usai mendengarkan tuntutan itu.

Sidang kasus persekusi yang digelar di PN Tangerang, Selasa (20/3/2018) itu mengagendakan pembacaan tuntutan. Usai sekira pukul 15.45 WIB, 6 terdakwa  langsung digiring ke luar ruangan.

Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmadi Seno menyatakan, Komarudin melanggar pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, pasal 335 KUHP tentang pembiaran dan Pasal 29 UU Pornografi.

Komarudin hanya bisa diam saat dimintai tanggapan soal tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum. Saat ditanya, mata Komarudin tampak berlinang dengan ditutupi dengan tangan kanannya. Komarudin sempat berhenti sejenak sebelum keluar ruang sidang. 

Total terdakwa dalam perkara persekusi ini adalah 6 orang. Kasus ini terjadi ketika para terdakwa tersebut menggerebek kontrakan pasangan kekasih yang diduga melakukan tindakan asusila di Cikupa, Tangerang. 

Tak sampai disitu, ke 6 terdakwa itu juga melakukan tindak kekerasan dan bahkan mengarak pasangan sejoli itu secara beramai-ramai dengan ditelanjangi terlebih dahulu. (ak)