BKD Banten : Mutasi Pejabat Sesuai Aturan dan Terbanyak dari Cilegon

(hw|nonstopnews.id)

SERANG - Terkait persoalan mutasi pindahnya pejabat dari Kota/Kabupaten ke Pemprov Banten yang diributkan oleh DPRD, sesuai aturan yang berlaku. Hal itu disampaikan oleh Kepala BKD Provinsi Banten, Komarudin, Kamis (26/4/2018). 

Komarudin menegaskan, mutasi sebelumnya sudah melalui assesment dan sesuai peraturan yang ada. Menanggapi, banyaknya eksodus pejabat yang berasal dari Kota Tangerang, Komarudin membantahnya.

“Siapa bilang Tangerang? Justru Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang yang sedikit. Banyakan itu Kota Serang sama Cilegon,” katanya.

Komarudin pun menyayangkan pihak-pihak yang berargumentasi tidak memakai data.

“Ya, semua sesuai. Mutasi, dites administrasinya, dites dan disesuaikan. Administrasinya juga dilihat, pendidikannya, rekam jejak jabatannya,” tegas Komarudin.

Bukan sampai disitu saja, kompetensi dan integritas juga termasuk menjadi penilaian sebelum pejabat yang bersangkutan terpilih.

“Untuk sampai di situ (promosi-red), harus punya kompetensi, punya integritas. Jadi, siapa pun yang punya itu, akan dilihat jenjang karirnya,” cetusnya.

“Terus apa masalahnya? Kan dari mana saja bebas. Jadi, kita janganlah (cemburu-red). Kan faktanya tidak, itu hanya isu. Kan bisa dihitung (pejabat dari Kota Tangerang-red)," cetus Komarudin.

Disinggung adanya kubu atau gerbong dalam mutasi tersebut, kepala BKD malah bertanya balik.

"Yang maksudnya gerbong bagaimana? Makanya, kan dari berbagai daerah ada. Justru kalau bicara mutasi, paling banyak dari Kota Serang, Cilegon. Ya, itu kan baru dugaan-dugaan yang tidak berdasar,” tegas Komarudin.

Komarudin pun memberikan daftar 91 pejabat yang dilantik beberapa waktu lalu. 

Berikut daftar mutasi 91 ASN berdasarkan tempat asal/instansi yang pindah ke Provinsi Banten :

1. Kota Serang 14 
2. Kota Cilegon 14 
3. Kota Tangerang 6
4. Kab Tangerang 6
5. Kab Lebak 5
6. Kota Tangsel 4
7. Kab Serang 3
8. Kab Pandeglang 3
9. Kementerian 15
10. Dari luar Provinsi Banten (campuran dari berbagai daerah) 20. (hw)