Wilayah Kabupaten Tangerang masih Marak Miras

Miras berbagai merk. (ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Peredaran minuman keras (Miras) di Kabupaten Tangerang, selain sulit dihentikan, juga semakin marak. Seperti di ruko Taman Borobudur Perumnas II, Jalan Mendut Raya, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua ini misalnya.

Dua diantara tiga ruko yang berderet di Blok D jalan Mendut Raya dijadikan sebagai gudang untuk menyimpan berbagai merk minuman Keras. Sedangkan satu ruko lainnya digunakan untuk mengecer penjualan minuman tersebut.

Pantauan nonstopnews.id belum lama ini, dilokasi yang berpura-pura sebagai konsumen, peredaran miras ini tidak lagi sembunyi-sembunyi, asal pesan maka minuman yg diinginkan dapat diperoleh secara mudah. Mayoritas pembeli sudah menjadi pelanggan, apakah itu untuk diedarkan lagi dan dikonsumsi sendiri.

“Bukanya udah lama Mas, sejak saya jualan disini tahun 2005 saja sudah ada. Warga juga sudah pada tau kalau jualan Miras,” kata salah satu warga yang berjualan makanan disekitar lokasi.

Tak jarang, ada petugas dari kepolisian dan Satpol PP kata dia, malam hari silih berganti datang ke lokasi. Namun setelah ketemu dengan beberapa orang penjaga yang ada di ruko, mereka langsung pergi.

“Sepertinya pemilik ruko atau usaha miras itu orang kuat. Buktinya sampai sekarang masih beroperasi,” imbuh dia.

Ditambah lagi, berkumpulnya para pemuda di Pos salah satu organisasi massa (Ormas) diujung perempatan ruko, menambah semakin susahnya mengusik keberadaan gudang miras tersebut, karena disaat mereka nongkrong malam mendapat jatah beberapa botol miras.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Nazil Fikri dikonfirmasi terpisah mengatakan, maraknya peredaran miras di Kabupaten Tangerang, bukti dari lemahnya kinerja Satpol PP dalam mengimplemasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang nomor 9 tahun 2008, tentang Larangan Penjualan Minuman Keras.

Baca juga:   Bupati Zaki Targetkan Bangun Stadion di 29 Kecamatan

”Ini jelas melanggar Perda dan Satpol PP harus bertindak tegas,” kata Nazil Fikri.

Lanjutnya, tempat penjualan dan penyimpanan miras itu dilakukan di ruko yang tentu bukan peruntukannya.

“Perda suatu daerah sebagus apapun, bila tidak didukung oleh organ penegak hukumnya, tentu akan mandul. Contohnya seperti ini, miras merebak kemana-mana,” tambah dia.

Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Yusuf Herawan sulit dihubungi untuk dimintai konfirmasi. Ditelpon tidak diangkat dan di WhatsApp pun hanya dibaca dan tidak dijawab.

Sedangkan Kapolres Tangerang Selatan
Ajun Komisaris Besar, Fadli Widiyanto berjanji akan menindak lanjuti informasi tersebut. Apabila ada anak buahnya yang terlibat atau membekengi bisnis gelap itu akan ditindak tegas.

“Saya akan tindak tegas,” kata Kapolres dengan singkat melalui whatsAppnya. (AM)

Bagikan:
x

Check Also

Gagal Menyalip, Buruh Wanita di Kabupaten Tangerang Tewas

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Sungguh malang nasib Suryanah (40) yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas saat ...

Tidak Terima Ditertibkan, Pedagang Tikam Satpam di Cikupa

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Salah seorang pria berinisial GF (22) diamankan petugas keamanan usai menjadi bulan-bulanan ...

Iskandar Mirsad: Berkurban Ajarkan Kepedulian Terhadap Sesama

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Sekda Kabupaten Tangerang, Iskandar Miranda melaksanakan Salat Idul Adha bersama warga Kecamatan ...

Pencuri Motor di Cikupa, Satu Tewas Dihajar Massa

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Terjadi pencurian dengan kekerasan di Lapak dagang kambing qurban, Jalan Desa Budimulya, ...

80 Disabilitas Ikuti Pekan Paralympic ke 2 Kabupaten Tangerang

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Keterbatasan tidak menjadi kendala bagi Edi Sutiawan (15) peseta Peparkab Ke-2 Kabupaten Tangerang. ...