Rencana Rano Karno Untuk Bangun Banten Selatan

cagub banten rano karno

cagub banten rano karno

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Disparitas antara pembangunan dan kesejahteraan bagian selatan dan utara sejak lama menjadi persoalan sendiri di Banten. Kawasan utara dikenal lebih maju lewat pembangunan infrastruktur dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang baik dimulai dari Tangerang Raya sampai Cilegon.

Kondisi terlihat ini jauh berbeda dengan kawasan selatan yang memiliki lebih luas wilayah dengan tingkat ketertinggalan pada infrastruktur, kesejahteraan dan pendidikan paling buruk khususnya di Pandeglang dan Lebak.

Cagub Banten, Rano Karno mengatakan, pemerataan di wilayah selatan sebetulnya sudah dimulai semenjak dibukanya Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung (KEK). Lalu, dimulainya pembangunan tol Serang-Panimbang pada awal 2017 adalah upaya pemerintah provinsi untuk mengentaskan ketertinggalan wilayah selatan.

“Dua wilayah kabupaten ini yang selama ini terbelakang, saya yakin akan segera mengentas, yakin saya. Ini sebuah konsep yang sudah saya baca,” ucap Rano Karno.

Rano menyebut saat dirinya menjadi gubernur definitif, sudah ada 15 proyek nasional yang ia bawa masuk ke Banten. Meskipun tidak akan selesai dalam 5 tahun masa jabatan jika dirinya terpilih menjadi gubernur, paling tidak pembangunan Tol Serang-Panimbang pada awal 2017 menurutnya akan sangat membuka kemajuan wilayah selatan.

“Kalau hanya membuat utara lebih hebat dari selatan, (itu) tidak berhasil sebagai pemerintahan,” jelas Rano.

Dirinya bercerita wilayah selatan yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak saat masa gubernur Atut Chosiyah minim mendapatkan bantuan dari APBD provinsi. Bahkan, menurut Rano, Pandeglang pernah hanya mendapatkan 5 miliar per tahun dari bantuan provinsi.

Meskipun bantuan terhadap kabupaten dan kota bukan wajib bagi pemerintah pusat, namun, bantuan dilakukan karena komposisi pendapat di daerah seperti Pandeglang masih sangat kecil. Apalagi kondisi jalan, irigasi, jembatan yang buruk.

Baca juga:   8 Bulan Honor Tidak Dibayar BPSK Tangsel Tetap Bersidang

“Bantuan APBD provinsi untuk Pandeglang nggak pernah lebih dari Rp 10 miliar. Tahun depan Rp 70 miliar, bahkan tahun lalu lebih besar,” katanya.

Kemudian Kabupaten Lebak yang juga masih tertinggal, menurut Rano kekuatan fiskal APBD kabupaten ini tidak mencukupi untuk membantu persoalan seperti perbaikan jembatan rusak.

Menurut Rano, berdasarkan laporan dari bupati Lebak, ada 318 jembatan rusak yang ada di seluruh Lebak. Tapi kabupaten ini secara kemampuan keuangan hanya dapat membangun 10 jembatan setiap tahun. Karena itu, bantuan APBD bisa membantu perkembangan Lebak.

“Kemampuan fiskal APBD (Lebak) 10 jembatan pertahun. Jika 300 jembatan rusak berarti butuh 30 tahun. Provinsi bantu di situ, APBN juga masuk bantu jembatan,” papar Rano Karno.

 

Pemekaran Kabupaten di Selatan

Ada 3 daerah yang selama ini meminta agar dilakukan pemekaran di wilayah selatan yaitu Cilangkahan di Lebak, Cibaliung dan Caringin di Pandeglang.  Menurut Rano, permintaan pemekaran ini tertahan akibat ada moratorium dari pemerintah pusat. Dokumen pemekaran sudah ada dan sebetulnya permasalahan pemekaran ini sudah lama diminta.

Lanjut menurutnya, pemekaran wilayah Cilangkahan di Lebak, sejauh ini tidak ada masalah. Ibu kota kabupaten telah dipilih di Malingping. Namun, khusus untuk pemekaran di Pandeglang, karena dua wilayah yang meminta, rasanya hanya 1 daerah yang menurutnya akan dimekarkan.

“Pemekaran di Pandeglang ada masalah karena minta dua Cibaliung sama Caringin. Ini problem kalau ini dua, induknya bisa mati,” papar dia.

Menurutnya, dari hitung-hitungan luas wilayah, potensi daerah dan jumlah masyarakat, kemungkinan yang akan dimekarkan sepertinya Kabupaten Cibaliung. Pemekaran di selatan ini dalam pandangannya adalah untuk mendekatkan pelayanan masyarakat khususnya di wilayah selatan.

Baca juga:   DPRD Banten Diminta Percepat Usulan Pelantikan WH-Andika

Apalagi, predikat sebagai daerah tertinggal dan terbelakang sangat melekat untuk wilayah sana. Tapi, tambah Rano, semenjak dirinya menjadi gubernur definitif, bantuan dan pembangunan akses jalan ke sana diperbaiki dan dibangun.

“Dulu saya kaget kalau di sini ada kota. Dulu ngeri. Jalan ngeri, ngeri, ngeri. Sekarang Alhamdulillah jalan tinggal 3 jam ke sini,” tutupnya.

(rk)

Bagikan:
x

Check Also

Nata Irawan Harap WH-Andika Merealisasikan Janji Politiknya

NONSTOPNEWS.ID, Serang – Pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy ditetapkan DPRD Banten sebagai gubernur dan wakil gubernur ...

DPRD Tetapkan Wahidin-Andika Gubernur dan Wakil Gubernur Banten

NONSTOPNEWS.ID, Serang – Surat permohonan Fraksi Demokrat dan partai koalisi lainnya direspon baik oleh pimpinan ...

DPRD Banten Diminta Percepat Usulan Pelantikan WH-Andika

NONSTOPNEWS.ID, Serang – KPU Provinsi Banten telah menetapkan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy sebagai pasangan calon ...

KPU Banten Segera Kirim SK Penetapan WH-Andika

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan ...

Hari Ini, KPU Banten Tetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten dijadwalkan akan menetapkan pasangan gubernur dan wakil ...