WH : Pemprov Siapkan Tempat Relokasi Korban Bencana

WH : Pemprov Siapkan Tempat Relokasi Korban Bencana
WH : Pemprov Siapkan Tempat Relokasi Korban Bencana
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan pemprov Banten tengah menyiapkan tempat yang akan dijadikan untuk merelokasi korban bencana. Saat ini, Pemprov terus mencari tempat yang tepat untuk dijadikan relokasi penduduk yang terkena dampak bencana, dan tidak jauh dari tempat menetap sebelumnya. 

"Tempat yang dibutuhkan idealnya adalah berada di ketinggian tertentu, yang masih dalam area aman tapi penduduk bisa tetap beraktivitas,"ujar WH rapat koordinasi di Posko Bencana Kecamatan Labuan, Gedung PGRI, Kamis (3/1/2019). 

Selain itu, WH juga meminta agar pencarian korban masih terus dilakukan dengan seksama hingga 9 Januari 2019 sesuai batas tanggap darurat bencana yang ditetapkan. 

Sedangkan terkait anggaran yang dibutuhkan dalam rehabilitasi serta rekonstruksi pasca bencana, WH mengatakan bahwa pihaknya akan menghitung besaran jumlah yang akan dibutuhkan. 

"Melalui Rakor ini, secepatnya mengenai estimasi anggarannya segera diketahui,"tutur WH. 

Lebih lanjut, wh juga meminta kewaspadaan penduduk, setidaknya berjarak 500 meter dari pantai sesuai arahan yang di himbau BMKG. 

Dalam kesempatan itu, WH juga ingin memastikan tersedianya tempat untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berupa kelas-kelas darurat menggunakan tenda atau sebagainya untuk awal masa pemulihan sambil menunggu ketersediaan tempat yang cukup representatif bagi anak sekolah. 

"Saya meminta dinas terkait agar melakukan pendataan siswa beserta penempatan posisi yang tepat untuk dijadikan lokasi KBM, dan mencatat kebutuhan agar proses KBM bisa berjalan dengan baik," papar WH. 

Disinggung soal jumlah korban (pengungsi) yang memerlukan hunian sementara, jumlah bangunan rusak, pihaknya masih menghitung besaran biaya yang diperlukan untuk membangun satu rumah. 

"RAB harus segera disiapkan, dana yang tersedia di Pemprov sudah ada dan mencukupi tinggal inventarisir dengan cermat, tepat dan cepat agar tepat sasaran hingga dapat kita pastikan berapa yang kita bangun," tegas WH.

Sementara, Kapolda Banten, Irjen Tomsi Tohir meminta kepastian timeline terkait relokasi, pembangunan hunian sementara (huntara) dan rencana aksi untuk memudahkan pengerjaan karena semua penanganan masalah pasca bencana bersifat mendesak dan memerlukan langkah-langkah cermat, cepat dan tepat. 

"Saya sarankan agar menginventarisir pengungsi, meminimalisir orang yang tidak berhak menjadi pengungsi supaya kembali ke rumah masing-masing," tegas Tomsi.(eh)