Warga Tangsel Dilarang Makan Ketoprak Pedas, Disperindag Ngeles Gara-gara Nataru

Warga Tangsel Dilarang Makan Ketoprak Pedas, Disperindag Ngeles Gara-gara Nataru (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Bagi Anda warga Tangsel yang hobi makan ketoprak harus merogok kocek lagi, ketika memesan makanan yang terdiri dari toge, bumbu kacang, bihun dan lontong nasi agar dibuat pedas. Pasalnya, harga cabai makin menggila mengalami kenaikan hingga 21 persen  mencapai 75 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Maya Mardiana mengatakan ada tiga faktor penyebab kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

Ketiga faktor tersebut adalah tingginya curah hujan, kenaikan dari pemasok, dan juga permintaan yang tinggi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kenaikan harga disebabkan karena faktor cuaca dengan curah hujan tinggi, permintaan meningkat pada saat kemarin Nataru dan adanya kenaikan harga di pemasok,” kata Maya, Rabu (15/1/2020).

Maya mengungkapkan, pelonjakan harga bahan pangan di Tangsel hanya terjadi pada cabai merah, yang mengalami kenaikan harga hingga 21 persen. Sementara, pertanggal 14 Januari 2020 harga bahan pangan lainnya masih stabil.

“Untuk harga komoditi di Tangsel yang dipantau dalam pekan ini per tanggal 14 dapat disampaikan bahwa harga beras masih dibawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Harga beras termurah rata-rata Rp. 9250, medium Rp. 10.200 dan premium Rp. 11.200 per kilogram. Begitu juga harga telor ayam dan daging masih stabil sementara bawang merah ada penurunan 8 persen, yang mengalami kenaikan adalah cabai merah naik sekitar 21 persen. Cabai yg paling tinggi naiknya baik di Tangsel maupun secara nasional,” ungkapnya.

Menyikapi lonjakan harga tersebut, Maya mengaku pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga Disperindag Provinsi Banten untuk solusi pasokan dan pemetaaan perkiraan waktu panen, termasuk kemungkinan untuk operasi pasar.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk solusinya, termasuk untuk menggelar operasi pasar, karena untuk operasi pasar tetap dipengaruhi ketersediaan pasokan cabai nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, di Tangsel sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

Seperti yang terjadi di Pasar Jombang, Tangsel, harga cabai yang semula Rp 50 ribu, menjadi Rp 75 ribu per kilogram. Sementara, harga bawang merah yang biasanya dijual Rp.25 ribu, kini naik menjadi Rp. 35 ribu per kilogram. (atm/red)