Warga Serpong Was-was Rampok Pake Senpi Berkeliaran, Gimana Ini Pak Polisi?

Warga Serpong Was-was Rampok Pake Senpi Berkeliaran, Gimana Ini Pak Polisi?
Warga Serpong Was-was Rampok Pake Senpi Berkeliaran, Gimana Ini Pak Polisi?
(Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Warga Lengkong Gudang Timur, Serpong Tangsel mengaku was-was tinggal di wilayah tersebut. Bagaimana tidak, setelah kawanan pencuri berjumlah 5 orang, kepergok mengambil motor dan menodongkan senjata kepada putranya, membuat dirinya dan keluarga diselimuti rasa cemas.

Dijelaskan oleh Kevin (18), saat dirinya belum tertidur dan sedang memainkan telepon genggam miliknya, mendengar suara seperti orang membuka pagar.

"Sambil maen handphone, sekitar jam 04.00 wib, saya denger klonteng-klonteng, kayak orang buka pager. Pas saya intip di jendela depan, ada 5 orang (dua motor). Yang satu bonceng 2, satu laginya bonceng 3," kata Kevin menceritakan kejadian yang baru menimpanya, Rabu (9/01/2018).

Kevin melanjutkan, saat salah seorang pencuri masuk kedalam rumah, dirinya hendak memergokinya, namun saat hendak membuka pintu, pencuri tersebut menodongkan pistol.

"Jadi waktu yang satu orang itu masuk, dia sempet ngunciin pintu besi (terdapat kawat nyamuk) dari luar. Karena disini pintunya didouble, pintu yang paling dalem saya buka, maksudnya mau saya teriakin maling," katanya.

Saat pintu sudah terbuka, pencuri tersebut menodongkan pistol jenis colt kearahnya. Ia mengetahui jenis pistol tersebut, karena ia ketahui dari bermain game.

"Yang nodongin pistol itu orangnya udah agak tua. Saya ngga bisa ngapa-ngapain, pas dia udah ngambil motor saya yang beat, saya langsung teriak bangunin orang rumah. Bapak saya bangun, langsung nendang pintu besi itu, tapi orangnya udah lari. Ya kita langsung lapor ke Polsek Serpong," tambahnya.

Kevin merasakan saat ini sudah tidak lagi aman berada di wilayah tersebut. Pasalnya, beberapa kali kejadian pencurian, yang diduga dilakukan oleh kawanan yang sama, sehingga memungkinkan kejadian serupa terjadi kembali.

"Udah ngga tenang. Jadi bawaannya cemas mulu, 3 bulan lalu, motor saya yang yamaha juga udah mau dicolong, tapi ngga kena. Tetangga-tetangga saya udah ada tiga yang kehilangan. Lebih parah lagi, deket kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), itu mobil losbak yang dicolong," pungkasnya.

Di lokasi yang sama, hal serupa disampaikan salah seorang warga lainnya, Hamsar, yang sudah beberapa kali mendengar kejadian serupa. Dirinya mengaku, sudah melakukan giat ronda kepada warga, bahkan terdapat iuran keamanan.

"Ya disini sekarang rawan. Padahal udah beberapa kali kita tekankan untuk ronda, tapi ya begitu, malingnya udah metain, wilayah sini sepinya jam berapa. Udah berapa kali disini kejadian, padahal ada iuran keamanan," tegas Hamsar.

Saat ini, kasus upaya pencurian sudah dilaporkan ke Polsek Serpong. (ak)