Warga Bintaro Resah, Diteror Surat Palsu Ngaku dari PLN

Warga Bintaro Resah, Diteror Surat Palsu Ngaku dari PLN (Istimewa)

TANGSEL - Warga Bintaro resah. Pasalnya beredar surat yang mengatasnamakan PLN berisi penggantian nomer pelanggan dengan tarif ratusan ribu rupiah. 

Keresahan warga Bintaro ini, diunggah melalui grup komunitas Facebook Warga Bintaro (Warbin).  Bermula cuitan dari akun bernama Yusuf Fals menuliskan pernyataan beredarnya surat palsu dari PLN.

"Surat dari PLN Palsu harap berhati-hati. Info dari group sebelah sudah banyak yang kena katanya," begitu tulisan dalam unggahan sebuah foto lembaran bertuliskan 'Pembayaran Penggantian Nomor ID PLN', Rabu (19/12/2018).

Selain berlogo PLN dan tulisan pembayaran penggantian, tertera pula jumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan PLN, sejumlah Rp. 400 ribu.

Sontak unggahan Yusuf Fals tersebut mengundang komentar pengguna akun facebook lainnya.

Salah satu akun bernama Bayu Mei Sukiawan Saputra yang menanggapi bahwa ada oknum yang berani membuka gerbang rumahnya tanpa permisi.

"Bahaya..kemarin dirumah saya ada yang keliling nawarin hemat listrik, bilangnya dari PLN. Dengan sopannya dia buka gerbang seenak jidat," tulis akun tersebut.

Hal senada disampaikan akun bernama Suhardi Ardi. Dalam komentarnya, Suhardi Ardi menyatakan bahwa ada oknum yang meminta sejumlah uang kepada mertuanya untuk hal serupa.

"Kemarin ditempat saya juga udah ada, cuma saya lagi nidurin anak saya jadi ngga saya bukain pintu. Tapi mertua saya juga didatengin, modusnya seperti itu, untung mertua saya ngga kena tipu. Dipintain juga Rp 400 ribu tapi mertua saya bilang lagi ngga ada uang," komennya.

Dihubungi terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho menyatakan, bagi warga yang sudah dirugikan dengan tindakan tersebut, agar melaporkan ke kepolisian.

"Yang sudah dirugikan, silahkan Laporan ke Polres Tangsel. Biar Penyidik ada dasar untuk melakukan tindakan penegakan hukum," terangnya lewat whatsapp.

Kasat Reskrim menjelaskan, bahwa modus tersebut belum pernah terjadi di Tangsel, dan merupakan modus baru penipuan.

"Belum (ada informasi masuk ke kepolisian). Belum ada (Modus penipuan surat PLN Palsu)," pungkasnya. (ak)