Walau Disebut Susah Lowongan Kerja,  Pemohon Kartu Pencaker Membludak di Kabupaten Tangerang

Walau Disebut Susah Lowongan Kerja,  Pemohon Kartu Pencaker Membludak di Kabupaten Tangerang (Ans-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pasca idul Fitri dan kelulusan sekolah, pemohon kartu pencari kerja, atau lebih dikenal pemohon kartu kuning di Disnaker Kabupaten Tangerang membludak. Hingga untuk mencegah penularan Covid 19, Disnaker Kabupaten Tangerang menerapkan social distancing.
 
Selain menerapkan social distancing, Dinas tenaga kerja Kabupaten Tangerang juga membatasi pemohon kartu pencari kerja (kuning) sebanyak 600 orang setiap harinya.
 
" Sebagai antisipasi penularan covid 19, kami menerapkan protokoler kesehatan covid 19," terang Iis Kurniati, Kabid penempatan tenaga kerja pada Disnaker Kabupaten Tangerang.
 
Selain menjaga jarak bagi pemohon kata Iis Kurniati, dirinya juga mewajibkan kepada petugas yang melayani pemohon pencaker untuk menggunakan masker dan alat plindung wajah (face shield) dan menyiapkan hand sanitizer.
 
" Pada bagian pelayanan kami memakai penyekat plastik untuk mengantispiasi penularan Covid 19," tandasnya.
 
Juga, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Jarnaji mengatakan, sudah menjadi tradisi setap tahunnya pasca Idul Fitri dan kelulusan sekolah, pemohon kartu pencaker meningkat. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang mengaku telah mengantisipasi dengan menyiapkan nomor antrian dan membatasi pemohon pencari kerja.
 
" Diprediksikan pemohon pencaker akan membludak selama 1 bulan, semua petugas dibagian pelayanan sudah disiapkan sesuai protokol kesehatan Covid 19,"terang Jarnaji.

Diketahui, sebelum lebaran, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghimbau pencari kerja tidak datang ke kabupaten Tangerang. Himbauan itu didasari banyaknya PHK dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan. (ANS)