Wajah Ibukota Provinsi Kusut, Gubernur Banten Gregetan

Wajah Ibukota Provinsi Kusut, Gubernur Banten Gregetan ((Nonstopnews.id))

SERANG - Gebrakan terus dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim untuk merubah Banten. Setelah sebelumnya menjadi pencetus program revitalisasi kawasan Banten Lama, kini WH mengaku akan merubah wajah kota Serang sebagai ibukota provinsi Banten, agar tak terlihat kusut dan kurang terawat. 

"Saya gregetan aja melihat Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten, yang masih banyak kekurangannya," ujarnya. 

WH mengaku akan terus turun tangan langsung seperti yang terlihat Selasa Siang (29/10/2018). WH mengajak Pejabat (Pj) Walikota Serang Ade Aryanto beserta jajaran pejabat pemprov Banten meninjau ruas jalan di sekitar pintu tol Serang Timur.

Gubernur mengecek kondisi jalan termasuk badan jalan yang rencananya akan dibangun untuk pelebaran. 

“Segera tandai mana lahan milik Pemprov Banten mana lahan milik swasta," tutur WH.

Diketahui bahwa di sekitar pintu tol Serang Timur kondisi jalan masih belum tertata rapi. Mengingat hingga bundaran Patung Debus merupakan akses muka kota yang menjadi lalu lalang orang keluar masuk Kota Serang, Provinsi Banten

“Kalau memang milik swasta nanti lahannya akan dibeli oleh Pemprov agar pembangunan segera dilaksanakan," ucap WH. 
        
Sejak dilantik menjadi Gubernur pada Februari 2017, sudah banyak gebrakan yang dilakukan WH. Misalnya, menata kembali jalan Syech Nawawi Albantani dan beberapa ruas jalan di kota Serang yg sedang diperlebar.
         
Proyek jalan Albantani yang dibangun pada 2014 tersebut, masih tersisa sejumlah pekerjaan yang harus dibenahi seperti memindahkan sejumlah masjid, sekolah dan perkantoran.   

“Alhamdulillah sekarang Jalan Syech Nawawi Albantani sudah mulai rapih. Mesjid sudah dipindah dan di ujung Jalan Syech Nawawi Albantani, tidak jorok lagi karena sudah dibangun taman,”ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Hadi Soerjadi.
        
Hadi juga menyebut, gubernur Banten punya perhatian khusus terhadap kondisi Kota Serang. 

“Sebagai contoh di Palima, Pak Gubernur minta untuk dibangun taman sehingga kesan kumuh pun hilang. Hal ini sebelumnya menjadi pangkalan truk dan tumbuhnya gubuk liar. Sekarang hal itu sudah bersih dan bagus,” ucap Hadi. (red)