Viral Tak Punya IMB, Rekom BSD Square Tak Diperpanjang Satpol PP Tangsel

Viral Tak Punya IMB, Rekom BSD Square Tak Diperpanjang Satpol PP Tangsel
Viral Tak Punya IMB, Rekom BSD Square Tak Diperpanjang Satpol PP Tangsel
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Bangunan milik PT. Aldebaran yang berlokasi di komplek perkantoran BSD Square Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP), jika terbukti bermasalah.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Tangsel mengeluarkan rekomendasi pada bangunan 2 lantai tersebut, untuk penggunaan kantor non permanen. Rekomendasi tersebut akan dicabut, jika terbukti dibangun oleh PT. Aldebaran secara permanen.

Muchsin selaku Kasi Penyidikan dan Pengawasan pada Satpol PP Tangsel menjelaskan, dalam surat rekomendasi tersebut pihak perusahaan atau pemilik bangunan meminta rekomendasi sesuai dengan perda yang ada, yaitu bangunan sementara (Non Permanen).

"Satpol PP harus bersurat ke Dinas Bangunan (Disbang). Disbang ini nanti yang akan menjawab apakah bangunan tersebut permanen atau non permanen, kalau jawaban Disbang nanti bahwa bangunan itu bukan bangunan sementara, kita segel," kata Muchsin saat diwawancarai, Jumat (01/02/2019) kemarin.

Senada, Oki Rudianto selaku Kepala Bidang Penegak Undang-undang pada Satpol PP Tangsel menjelaskan, didalam rekomendasi dikatakan bahwa bangunan tersebut sementara. Menurutnya, kata sementara itu bermakna waktu penggunaannya.

Bangunan sementara itu tidak membutuhkan IMB. Karena tidak membutuhkan IMB, tambah Oki, mereka harus kendalikan melalui rekomendasi untuk mengikat supaya tidak keluar dari jalur-jalur yang diatur melalui rekomendasi ini.

"Dan kita harus pastikan bahwa bagunan itu sementara, dan untuk kantor bukan untuk yang lain, jadi harus dipantau terus. Sesuai dengan ketentuan yang tertera direkomendasi itu, jangan keluar (dari ketentuan), kalau mereka keluar kita tindak," kata Oki.

Diketahui, rekomendasi tersebut dikeluarkan Satpol PP Tangsel pada Tanggal 9 Maret 2018, rekomendasi bangunan kantor sementara berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang bilamana diperlukan.

"Ini tinggal satu bulan lagi, bangunan belum jadi, itu bukan salah kita. Kalau bangunan itu tidak bermasalah bisa diperpanjang, cuma kalau ada masalah seperti ini, mau diperpanjang gimana, ada kemungkinan tidak akan diperpanjang rekomendasinya, karena sekarang aja sudah ketauan bangunan itu bermasalah," papar Oki.

Berdasarkan pantauan Nonstopnews.id dilapangan, bangunan tersebut memiliki konstruksi baja berwarna hijau, dengan tiang tertanam beton setebal sekira 30 cm. Dinding terbuat dari aluminum fiber, dengan jendela kaca disisi kanan dan kiri. Secara sepintas, dilihat dari luar seperti dapat dibongkar pasang.

Salah seorang pekerja proyek yang sedang mengerjakan bangunan perkantoran, di sekitar BSD square mengatakan, ia sudah melihat lama bangunan itu. Menurutnya, ia menyangka bahwa bangunan bermasalah tersebut adalah proyek kantor permanen.

"Kalau konstruksinya dicor mah namanya permanen mas. Kalo dilihat dindingnya emang kayak bisa dibongkar pasang. Tapi secara keseluruhan, bangunan ini tergolong permanen mas," katanya yang enggan disebutkan namanya tersebut. (ak)