U-turn UIN Ciputat Dibuka, Kajian Dishub Tangsel Tidak Matang??

U-turn UIN Ciputat Dibuka, Kajian Dishub Tangsel Tidak Matang?? (Nonstopnews.id)

TANGSEL - Penutupan u-turn didepan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah yang menuai aksi beberapa waktu lalu, dibuka kembali oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel.

Salah seorang warga, Tomo menyatakan putaran balik (u-turn)  didepan kampus Islam terbesar di Ciputat tersebut, sudah dibuka sejak pagi hari. Dirinya melihat, dengan dibukanya u-turn tersebut, lalu lintas menjadi lancar.

"Udah dibuka (u-turn) mas. Tadi saya berangkat sudah dibuka. Kayaknya pagi-pagi dibukanya. Pusing juga kalo ditutup, ini buktinya lancar," kata Tomo saat dimintai keterangan, tidak jauh dari lokasi u-turn, Sabtu (25/8/2018).

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik, Djaka Badranaya mengatakan, salah satu penyebab kemacetan adalah u-turn. Dirinya menduga penutupan yang dilakukan oleh Dishub Tangsel, karena hanya melihat u-turn sebagai salah satu penyebabnya, tanpa melakukan simulasi terarah.

"Salah satu penyebab kemacetan itu adalah u-turn atau putaran balik. Itu semua sudah tahu. Mungkin, Dishub Tangsel saat menutup u-turn didepan Kampus UIN itu, karena melihat bahwa u-turn merupakan salah satu penyebab kemacetan di pagi dan sore hari," kata Djaka saat dihubungi lewat telepin genggamnya.

"Tapi kita harus melihat lebih dalam. Bagi pengguna jalan jarak pendek, pembukaan u-turn itu mungkin sangat membantu aktivitas mereka, sementara untuk warga yang jaraknya jauh, justru melihat penutupan u-turn suatu hal yang sangat diperlukan. Sebagai contoh, jarak pendek seperti dari Pasar Ciputat ke Jalan Legoso, dengan penutupan u-turn didepan kampus, itu akan sangat memberatkan, tetapi kalo yang jaraknya jauh, misal dari Pamulang ke Pondok Indah, itu (penutupan u-turn) sangat membantu," tambahnya.

Djaka mengatakan, jalan yang menjadi polemik dalam hal penutupan u-turn tersebut, merupakan Jalan Nasional. Maka, imbuhnya, Dishub Tangsel tidak bisa bekerja sendiri dalam mengkaji kebijakan mengenai penutupan putaran balik didepan UIN Ciputat.

"Itu kan Jalan Nasional. Jadi saat mengkaji suatu hal, terlebih kajian tentang Jalan Nasional, harusnya Dishub Tangsel berkoordinasi dengan Kementerian. Bagaimana simulasinya, kajiannya. Sekali lagi, kajiannya seperti apa saya ngga tau, tapi dengan kajian penutupan u-turn tanpa simulasi yang jelas, justru menimbulkan polemik, seperti yang terjadi kemarin," tuturnya.

"Kembali lagi kita musti melihat, yang pertama itu Jalan Nasional, kedua ada saat-saat tertentu lokasi tersebut (u-turn UIN Ciputat) masih macet. Nah, mungkin Dishub bisa melakukan penutupan di waktu-waktu tertentu, sehingga semua masyarakat, baik yang jarak pendek maupun jarak jauh, dapat merasakan faedahnya," pungkasnya. (ak)