Tempe, Makanan Top Indonesia yang Punya Segudang Manfaat

Tempe, Makanan Top Indonesia yang Punya Segudang Manfaat ((Ilustrasi/Net))

Oleh : dr. Andika Widyatama

TANGERANG - Tempe menjadi makanan yang hampir selalu dihidangkan dalam setiap kesempatan. Selain punya harga yang terjangkau, tempe juga dapat diolah menjadi berbagai macam masakan. Tak heran, olahan kedelai ini menjadi salah satu superfood asal Indonesia yang sangat dikenal dunia.

Tempe merupakan produk hasil fermentasi kacang kedelai, yang prosesnya melibatkan jamur rhizopus oligosporus alias ragi tempe. Proses fermentasi tersebut mampu menghasilkan aroma dan rasa tempe yang begitu khas. Selain itu, proses fermentasi itu juga membuat nutrisi di dalam tempe (kacang kedelai) lebih mudah dicerna dalam tubuh manusia.

Manfaat sehat tempe

Selain kaya nutrisi, tahukah Anda mengapa tempe termasuk sebagai salah satu superfood yang diakui dunia? Ya, ini karena tempe memiliki beragam manfaat kesehatan. Apa saja manfaat tersebut?

1.     Menurunkan kadar kolesterol

Kandungan isoflavon pada tempe terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Tidak hanya itu, tempe pun kaya akan asam lemak tak jenuh yang juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah (trigliserida). Dengan begitu, tempe juga berkontribusi untuk menurunkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, stroke, dan penyakit pembuluh darah lainnya.

2.     Melawan radikal bebas

Isoflavon merupakan zat antioksidan dengan kadar tinggi yang ada pada tempe. Zat tersebut mampu melawan radikal bebas―zat jahat yang menjadi faktor risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Penelitian di Jepang menemukan bahwa konsumsi tempe dihubungkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan kanker lambung. Sementara penelitian di Amerika menemukan bahwa kandungan genestein dan fitoesterogen dalam tempe dipercaya dapat mencegah terjadinya kanker prostat dan kanker payudara.

3.     Meningkatkan kepadatan tulang

Tempe terbukti bisa menjadi sumber kalsium, yang terbukti dapat diserap sama baiknya seperti kalsium pada susu. Di dalam tubuh, kalsium berfungsi untuk meningkatkan kepadatan tulang dan gigi, yang pada akhirnya mencegah terjadinya proses osteoporosis (tulang keropos), gigi berlubang, dan lainnya.

Tak sekadar itu, meningkatkan konsumsi kalsium terbukti dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan tulang pada anak dan remaja.

4.     Meningkatkan fungsi saluran percernaan

Proses fermentasi yang terjadi pada pembuatan tempe menghasilkan zat asam fitat yang dapat meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan dalam usus. Di samping itu, proses fermentasi tersebut juga menghasilkan banyak probiotik (bakteri baik) yang dapat meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa probiotik dapat meringankan gejala penyakit irritable bowel syndrome, mengurangi rasa kembung, hingga mencegah terjadinya diare.

5.     Menurunkan risiko anemia

Tempe mengandung banyak zat besi, yang bila dikonsumsi dalam jumlah tepat setiap hari terbukti mampu menurunkan risiko anemia alias kurang darah.

Perlu Anda ketahui, sebagian besar zat besi dalam kacang kedelai sudah berbentuk ferritin―bentuk simpanan zat besi di dalam tubuh. Dengan demikian, zat besi pada tempe akan lebih mudah diserap oleh tubuh. Bahkan, penyerapan zat besi dari kacang kedelai yang difermentasi lebih baik dibandingkan yang tidak difermentasi.

Nah, sudah tahu ‘kan mengapa tempe disebut sebagai superfood asal Indonesia yang diakui dunia? Setelahnya, diharapkan Anda tak lagi sungkan untuk menambahkan tempe ke dalam menu sehari-hari. Dengan begini, manfaat sehatnya bisa dirasakan dan Anda sekaligus melestarikan makanan tradisional khas Tanah Air tercinta.(klikdokter/red)