TangKab Masuk Status Zona Kuning Covid-19, Tetap Pakai Masker Ya!

TangKab Masuk Status Zona Kuning Covid-19, Tetap Pakai Masker Ya! (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID -  Setelah menyandang status zona oranye, kini Kabupaten Tangerang kembali berada di zona kuning penularan Covid-19. Status ini diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Status kuning didapat setelah penilaian gugus tugas nasional dengan 14 indikator dengan skor 2,5 poin di Kabupaten Tangerang.

Dengan skor tersebut, artinya, tingkat penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang masuk kategori rendah atau termasuk ringan. Penilaian zona menerapkan 14 indikator terkait Covid-19. Untuk zona merah skor yang didapat antara 0 sampai 1,7 poin, pada zona oranye skoring yang ditetapkan antara 1,8 sampai 2,4 poin. Sedangkan, zona kuning memiliki skor 2,5 sampai 3,0 poin dan zona hijau di suatu daerah didapat skoring di atas 3,0 poin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, ada 14 indikator yang mengindikasikan zonasi kasus penularan Corona. Yakni, kata dia, penurunan jumlah kasus positif, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat, jumlah pasien corona yang meninggal dan tingkat kesembuhan.

“Termasuk didalamnya yang berkaitan dengan pasien suspek Covid-19,” ujarnya, Rabu, 11 November 2020.

Hendra menjelaskan, indikator kasus suspek berada pada jumlah kasus yang dirawat, jumlah kasus dalam setiap pekan, jumlah pasien suspek yang meninggal dan tingkat kesembuhan pasien suspek. Kemudian, kata dia, jumlah pasien positif, tingkat kenaikan atau penurunan terhadap pemeriksaan yang diperiksa tenaga kesehatan masuk kategori tinggi atau tidak.

“Kita lakukan tracing pada pasien yang terkonfirmasi dan membuat kasus bertambah, sehingga kasus kita paling tinggi di Banten. Tetapi, itu tidak apa-apa karena tempat isolasi kita sediakan di Hotel Yasmin. Apabila isolasi mandiri di jaga oleh satgas. Asalkan pasien yang isolasi tidak kemana-mana,” ujarnya.

Berdasarkan sumber data di website resmi Covid19.tangerangkab.go.id, Rabu, 11 November 2020, tercatat jumlah kasus terkonfirmasi mencapai 3.127 orang dan jumlah kasus suspek dirawat mencapai 47 orang. Jumlah pasien yang dirawat mencapai 102 orang, pasien yang menjalani isolasi sebanyak 74 orang dan kasus konfirmasi yang dinyatakan sembuh mencapai 2.927 orang serta jumlah kasus konfirmasi yang meninggal mencapai 69 orang.(SBN/red)