Tak Terima Pernyataannya Dipelintir,  Kepala SMAN 1 Kabupaten Tangerang Ajukan Hak Jawab ke Radar Banten

Tak Terima Pernyataannya Dipelintir,  Kepala SMAN 1 Kabupaten Tangerang Ajukan Hak Jawab ke Radar Banten ((istimewa))

TANGERANG - Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kabupaten Tangerang, Usep Kusmara tak terima dan melancarkan protes.

Sebab protes yang dilancarkan oleh Usep atas beredarnya pemberitaan koran yang diterbitkan oleh Radar Banten edisi Selasa, 28 Agustus 2018, pada halaman pertama dengan judul “Sekolah Masih Bingung”.

"Saya merasa pernyataan saya dipelintir. Yang seakan-akan, kami pihak sekolah masih bingung atas Peraturan Gubernur Nomor 31 tahun 2018 tentang pendidikan gratis. Padahal, kami tidak merasa kebingungan atas pendidikan gratis tersebut," ujar Usep Kusmara, menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (29/08/2018).

Usep justru mengungkapkan kesiapannya untuk menjalankan pendidikan gratis tersebut tanpa pungutan.

"Kami siap melaksanakan amanah ini, siap melaksanakan pendidikan gratis tanpa pungutan," tutur Usep.

Dengan adanya pemberitaan tersebut,  Usep merasa dirugikan oleh koran terbesar di Banten itu.  Usep pun meminta hak jawab atas persoalan tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasie Kurikulum SMA Dindikbud Banten Adang Abdurohman mengaku kecewa atas pemberitaan tersebut, karena tidak sesuai fakta di lapangan.

"Saya ikut menyosialisasikan Pergub nomor 31 tahun 2018 tersebut pada seluruh kepala SMAN se-Kabupaten Tangerang di SMAN 1 Tangerang pada Senin (28/08/2018) kemarin. Saya harap agar Radar Banten segera memberikan hak jawab atas pemberitaan tersebut karena itu tidak akurat dan tidak berimbang," ucap Adang. (*/red)