Tak Mau Latah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Masih Kaji Kebijakan ASN Kerja Dirumah

Tak Mau Latah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Masih Kaji Kebijakan ASN Kerja Dirumah (Ans-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Tangerang masih melihat situasi dan kondisi terkini penyebaran Corona Virus di Indonesia khususnya di Tangerang, untuk menentukan kebijakan mempekerjakan aparatur sipil negara (ASN) di rumah sesuai dengan arahan dan instruksi Presiden Indonesia, Selasa, (17/3/20).

Dengan semakin meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia menyebabkan beberapa daerah merumahkan ASN untuk bekerja di rumah. Namun hal tersebut belum berlaku di Kabupaten Tangerang. Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang masih mengkaji dan merumuskan bagaimana kebijakan tersebut.

Sekretaris Daerah Kab Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pihaknya masih melakukan perumusan kebijakan terkait ASN bekerja dirumah karena ini pasti akan berdampak pada semuanya. 

"Kami masih mengkaji bersama Bupati untuk menentukan kebijakan memperkerjakan ASN dirumah, apakah itu mungkin atau bagaimana kita masih merumuskan itu semua, kita tidak mau gegabah tapi disisi lain kita juga harus mengantisipasi penyebaran Covid 19," beber Sekda.

Menurutnya, meskipun sudah ada arahan dan instruksi dari Presiden tetapi petugas yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, menjadi pertimbangan. 

Sekda menambahkan bahwa terkait ASN masih bekerja seperti semula, meskipun ada beberapa kegiatan dan agenda yang mengundang banyak orang dan keramaian akan di tunda terlebih dahulu.

"Sementara ini kebijakan kerja dirumah sudah dilakukan oleh pemerintah pusat tapi kan kita yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, kita akan rumuskan nanti dengan Bupati di mana yang kira-kira bisa. Kita sesuaikan terkait dengan pegawai yang bisa melaksanakan tugas dirumah atau bagaimana nantinya," tutup Sekda.

Diketahui, pemkot Tangsel dan Tangerang sudah terlebih dahulu mengeluarkan kebijakan para pegawainya bekerja dari rumah. Kebijakan tersebut untuk mencegah wabah corona. (ANS)