Tabloid Indonesia Barokah Obok-obok Tangerang, Bawaslu : Akan Diteliti Black Campaign atau Tidak

Tabloid Indonesia Barokah Obok-obok Tangerang, Bawaslu : Akan Diteliti Black Campaign atau Tidak
Tabloid Indonesia Barokah Obok-obok Tangerang, Bawaslu : Akan Diteliti Black Campaign atau Tidak
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Menjelang pemilu 2019, tabloid bernama Indonesia Barokah beredar di kota Tangerang. Dibeberapa masjid, tabloid ini disebar langsung ditujukan kepada pengurus masjid.

Seperti di masjid Baiturrahman, Bojong Larangan Karawaci. Pengurus ini mendapat kiriman satu amplop tabloid berisi 5 eksemplar, Rabu (23/1/2019). Begitu juga, di masjid lain seperti Riyadul Jannah, juga didaerah Karawaci, mendapat kiriman 1 amplop besar warna cokelat berisi tabloid serupa.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim mengatakan, pihaknya langsung bergerak ketika mendapat informasi beredarnya tabloid yang diduga hampir mirip Obor Rakyat saat Pilpres 2014 lalu.

"Kami sudah gerak, dengan mendatangi pengurus masjid. Kita ambil tabloidnya untuk bahan pengembangan selanjutnya," kata Agus, Rabu (23/1/2019) sore.

Agus juga menambahkan, pihaknya kini juga akan mendatangi kantor pos Kota Tangerang untuk mengecek berapa jumlah tabloid yang belum dikirimkan. Mengingat, pengiriman tabloid tersebut melalui kantor pos dari redaksi di Pondok Melati, Bekasi.

"Kita akan koordinasi ke kantor pos, kalo ada barangnya kita ambil. Nanti kita akan kaji, apakah ini berisi black campaign atau tidak," ungkapnya.

Pantauan Nonstopnews.id, Kamis (24/1/2019), isi dari tabloid Indonesia Barokah sendiri memuat lebih banyak isi tentang islam rahmatan lil 'alamin sesuai slogannya disampul depan. Logonya bersimbol kubah dan menara masjid dengan bingkai peta negara republik Indonesia berwarna kuning. 

Isi sampul depan tabloid edisi I Desember 2018 tersebut, memuat judul besar 'Reuni Besar 212 : Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik? '. Selain itu isi dari keseluruhan memuat isu ISIS, Khawarij, HTI hingga pencapaian pemerintahan Jokowi, seperti dihalaman terakhir yang berisi masjid di Padang, Sumatera Barat lengkap dengan gaya arsitekturnya.

Yang paling mencolok adalah, isi laporan utama di halaman 5. Judul 'Prabowo Marah Media Dibelah'. Dan juga dihalaman rubrik liputan khusus yang berisi staregi kebohongan Prabowo Sandi, dengan lengkap foto ilustrasi terpampang Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon. (red)