Sudah Bayar Tapi Sertifikat Digadaikan, Pemilik Kios Optimis Direksi Mal CBD Ciledug Bakal Masuk Bui

Sudah Bayar Tapi Sertifikat Digadaikan, Pemilik Kios Optimis Direksi Mal CBD Ciledug Bakal Masuk Bui (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Pemilik kios Mall CBD Ciledug, Karang Tengah, Kota Tangerang makin meradang. Pasalnya, mereka menyebutkan bahwa pengelola mall tersebut sudah menggadaikan sertifikat kepemilikan.

Sembilan dari 58 pemilik kios itu pun telah menyerahkan kasus yang dialaminya kepada kuasa hukum dan meminta PT Sari Indah Lestari sebagai pengembang CBD Ciledug menyerahkan surat kepemilikan kios.

Pasalnya, sembilan orang ini mengklaim telah membeli 19 unit kios dengan harga rata-rata harga perkios sebesar Rp 200 juta hingga Rp 400 juta. Namun, hingga kini belum menerima sertifikat.

“Pemilik kios mengacu PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) sebagai bukti lunas. Parahnya, sertifikat digadaikan pengembang. Pemilik kios juga tidak mengetahuinya,” terang Rony Sihotang, kuasa hukum pemilik kios CBD Ciledug, Senin (8/7/2019).

Rony menjelaskan, kasus ini sudah bergulir dari 2010 sampai 2016 kemarin. Sempat beberapa kali para pemilik kios telah berdialog dengan pengembang, namun tidak menemukan titik terang.

“Atas dasar tersebut, pertemuan terakhir bulan Oktober dan November jawabannya tak memuaskan juga,” tutur Rony.

Katanya, pihaknya melaporkan 3 direksi PT Sari Indah Lestari dengan dugaan Pasal 372 tentang Penggelapan dan Pasal 378 tentang Penipuan pada 3 Desember 2018 ke Polda Metro Jaya. Namun kasus itu pun didisposisikan kepada Polres Metro Tangerang Kota.

“Kasus ini telah memasuki tahapan pemeriksaan saksi. Dari sembilan pemilik kios, lima di antaranya sudah dimintai keterangan dalam berita acara klarifikasi oleh penyidik,” katanya.

Sementara, Rony menambahkan, tiga orang dari pihak terlapor juga telah dimintai keterangan. Hal ini pun berdasarkan surat pengembangan penyelidikan yang diterimanya pada 27 Juni 2019.

“Kami berharap, agar pihak kepolisian dapat bekerja profesional dan yang bersalah di hukum," imbuhnya.

Sementara itu, AKBP Dicky Ario Yustisianto, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota, saat dikonfirmasi menyatakan, bakal mengecek terhadap berkas pelaporan itu.

“Nanti saya cek dulu,” singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, General Manager PT Sari Indah Lestari tidak mau memberikan keterangan terkait kasus ini. Kendati demikian, pihaknya bakal menyampaikan pernyataan pada Selasa (8/9/2019) besok. (Pm/Ks)