Soal Kafe Buka Sampai Jam 4 Dinihari Berujung Oknum Polisi Koboi, Gubernur Anies "Dikadalin" Anak Buahnya?

Soal Kafe Buka Sampai Jam 4 Dinihari Berujung Oknum Polisi Koboi, Gubernur Anies "Dikadalin" Anak Buahnya? ()

NONSTOPNEWS.ID - Analisis Kebijakan Publik dan Komunikasi Poltik Universitas Islam Syeikh Yusuf (Unis) Tangerang, Miftahul Adib menilai kasus penembakan yang menewaskan tiga orang di Cafe RM Cengkareng, Jakarta Barat, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di kadali oleh anak buahnya selaku pengawasan dan pengendalian.

"Ya Saya kira ini PPKM level mikro yang di gelar prov DKI Jakarta kebobolan. Gubernur Anies serasa dikadalin anak buahnya sendiri. Pada level terendah (Lurah Camat) Bagaimana ceritanya saat PPKM itu masih ada kafe yang buka sampai jam 4 dini hari,"ucapnya kepada radarnonstop, Kamis(25/02/2021)

"Mereka gagal mendeteksi, Ini harus jelas diusut tuntas kalau perlu Kasatpol PP DKI dan Kasatpol PP Jakbar harus dicopot. Jangan salahkan warganya taat prokes, sementara kafe tempat berkerumun dibiarkan bebas buka," sambungnya

Menurut Adib, tentunya ini harus menjadi evaluasi dan usut tuntas siapa oknum-oknum yang bekingi hingga Cafe tersebut bebas melenggang buka sampai pagi.

"Nah jelas dong, ketika cafe sampai buka dinihari, apalagi ini saat pandemi. Ini harus diusut tuntas, diduga apabila terbukti ada yang membekingi, pemilik atau oknumnya harus dtangkap, kalau tidak diusut akan menjadi preseden buruk kedepanya," imbuhnya.

Ia juga minta, Divisi profesi Polri itu harus menindak anggotanya dengan hukuman berat yang terbukti melanggar. Ini juga sebagai kegagalan divisi profesi etik dalam membina anggota polri.

'Terbukti, ada oknum polri yg diduga melanggar, dan tak ada sensifitas terhadap keadaan. Padahal lagi situasi pandemi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penembakan terjadi di RM Cafe, Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021). Dalam insiden tersebut tiga orang tewas.

Salah satu korban tewas membawa senjata api. Informasi yang dihimpun, terungkap bila ada seseorang yang tewas berinisial S. Selain itu, Ferry yang merupakan bartender dan Manik merupakan kasir juga ikut tewas.

Tak hanya ketiga, manager RM Cafe, Hutapea juga terluka dalam kejadian ini. Polisi dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng sendiri telah melakukan olah TKP terhadap kejadian penembakan di Cengkareng itu.

Apalagi, sebelumnya juga Raja Murah Cafe & Bar (RM Cafe) yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Barat No. 3A, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jum’at (9/10/2020) pernah ditindak oleh aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri.

Namun, terkuak pasca kasus penembakan, Cafe RM membuka hingga larut malam. (RN/red)