Sering Beraksi di Kalideres, Bandit Residivis Curanmor Ditembak 

Sering Beraksi di Kalideres, Bandit Residivis Curanmor Ditembak 
Sering Beraksi di Kalideres, Bandit Residivis Curanmor Ditembak 
()

NONSTOPNEWS.ID - Komplotan pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap meresahkan masyarakat dengan belasan kali beraksi, akhirnya diringkus tim buser Reskrim Polsek Metro Kalideres Jakarta Barat.

Para pelaku curanmor itu, ditangkap di wilayah yang berbeda, diantaranya di wilayah Cengkareng dan Mauk Tangerang.

Kapolsek Kalideres, Kompol Pius Ponggeng menjelaskan, ketujuh pelaku itu diantaranya  RD alias Padang (22)  SG (20), S alias Acong (21), JS (37), JY (39) dan MA (20). Para pelaku ini memang sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Sebanyak 13 kali aksi kejahatan Pencurian kendaraan bermotor telah dilakoni para pelaku ini di wilayah Kalideres, Cengkareng dan wilayah Tangerang Banten," ujar Kapolsek, kepada wartawan Senin (28/1/2019).

Modus operandi aksi kejahatan para pelaku tersebut, lanjut Kapolsek, mereka menggunakan mobil minibus Suzuki Carry untuk mencari sasaran dimana pemilik kendaraan bermotor yang lengah memarkirkannya.

"Para pelaku yang menggunakan mobil omprengan itu juga sebagai alat mengelabui petugas dan warga sekitar agar tak curiga," tambah kapolsek.

Para pelaku pun, ketika sasaran rumah korban sepi maka langsung masuk kedalam rumah dan langsung membawa kabur sepeda motor.

"Sebenarnya pelaku ada 8, tapi kita masih mengejar tersangka lainnya,"kata Kapolsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Safri Wasdar mengatakan, pihaknya menembak 2 pelaku karena saat dilakukan penangkapan berusaha melawan petugas.

"Dua tersangka ini, RD (24) dan SG(20), terpaksa kita lumpuhkan pada bagian betis kaki kiri, karena mencoba melawan petugas," ujar Safri.

Adapun barang bukti yang disita polisi berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2013 warna biru, dengan nopol B-3831 BVW, 1  Motor Merk Honda Vario 125 warna merah hitan tanpa plat nomor dan mobil Suzuki Carry warna biru nopol B 8935 NO," imbuhnya.

Para tersangka kini meringkuh dijeruji besi dengan dijerat pasal 363 yang ancamannya 7 tahun penjara.(man)