Sempat Terganjal Soal Izin, Awal 2020 Pembangunan RS IMC Bintaro Dilanjutkan

Sempat Terganjal Soal Izin, Awal 2020 Pembangunan RS IMC Bintaro Dilanjutkan (Proyek RS IMC Bintaro/kibo-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Sempat tertunda dua tahun, proyek pembangunan RS IMC Bintaro, di Jalan Raya Jombang Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) proses pembangunannya kembali akan di lanjutkan.
Soal pembangunan rumah sakit berjumlah 7 lantai itu akan kembali di lanjutkan, di sampaikan langsung oleh Direktur Utama RS IMC Bintaro, Ani Yuliani.

"Sekarang kami sedang proses untuk memulai kembali pembangunan rumah sakit. Dan ini butuh waktu karena kontraktor harus merekrut lagi orang-orangnya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tertunda," kata Ani di Pondok Aren, Rabu (6/11/2019) malam.

Menurutnya, jika semua berjalan dengan baik dan dalam proses pembangunan rumah sakit tidak ada halangan, maka awal tahun 2020 nanti tim dari rumah sakit dan kontraktor sudah bisa mulai bergerak.

"Insya Allah, tahun tahun depan sudah mulai bergerak. Saat ini kami sudah mulai pindah ke gedung baru, terutama untuk office kami," ungkapnya.

Diakui Ani, pembangunan gedung baru RS IMC Bintaro yang kini sudah mencapai 65 persen dengan tempat tidur mencapai 240 lebih itu, sebelumnya sempat di gugat warga terkait perizinan rumah sakit. Kendati begitu, Ani sebutkan bahwa perizinan yang ada di RS IMC Bintaro sudah cukup normatif.

"Bangunan tertunda karena kami menghormati proses hukum, makanya proses pembangunannya kami istirahatkan. Begitupun soal izin operasional dan IMB, semua normatif. Kami ikuti semua prosedur yang berlaku," bebernya.

Ani jelaskan, akibat tertundanya pembangunan gedung baru RS IMC Bintaro, secara materi dan finansial pihaknya mengalami kerugian. Akan tetapi, Ani bilang, yang lebih memprihatinkan lagi adalah banyaknya pasien yang berobat menggunakan BPJS tidak tertampung lantaran gedung lama terkendala fasilitas ruang tidur.

"Jadi kami berharap dengan di lanjutkannya pembangunan gedung yang baru ini, semua pasien yang berobat menggunakan BPJS dapat di fasilitasi. Saat ini banyak pasien rawat ngak kebagian tempat tidur," tandasnya.

Sementara itu, Asda 1 Pemkot Tangsel, Rahmat Salam mengatakan bahwa pembangunan gedung baru RS IMC Bintaro di nyatakan sudah layak oleh Tim Ahli Bangunan dan Gedung (TABG). 

"Rekomendasi dari TABG menyatakan bahwa gedung baru IMC Bintaro sudah bagus. Mereka menyatakan sudah layak. Makanya bisa di tempati untuk meningkatkan pelayanan yang baik untuk masyarakat," ujarnya.

Rahmat Salam kemukakan, saat ini masyarakat Tangsel sangat membutuhkan rumah sakit yang melayani pasien pengguna BPJS. Sebab, rumah sakit milik Pemkot yakni RSUD Tangsel kerap tak mampu menampung pasien.

"Masyarakat sangat membutuhkan rumah sakit. Terutama mereka yang gunakan BPJS. Jadi kami berharap keberadaan rumah sakit ini dapat melayani warga dengan pelayanan yang maksimal," pungkasnya. (Kb)