Satpol PP Tangsel Ancam Pidanakan Bupati Buru Selatan, Berani?

Satpol PP Tangsel Ancam Pidanakan Bupati Buru Selatan, Berani? (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Usai melakukan penyegelan di bangunan kontrakan yang diketahui milik Bupati Buru Selatan, Tagop Sudafsono, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tangsel, Oki Rudianto mengatakan, selama penyegelan, tidak boleh ada aktivitas pembangunan.

Dalam keterangannya, Bupati Buru Selatan Togap, diminta segera mengurus Izin Membangun Bangunan (IMB) agar proses pembangunan bisa dilanjutkan kembali.

“Sudah kami segel dan minta pemilik untuk datang ke Satpol PP hari ini,” kata Oki Rudianto dikutip berbagai sumber, Senin (7/1/2019).

Jika tidak memenuhi pangilan pertama, Satpol PP akan melayangkan surat panggilan kedua dan surat peringatan (SP) hingga tiga kali sebelum melakukan pembongkaran.

Namun untuk proses pembongkaran, kemungkinan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, proses pembongkaran membutuhkan dana yang tidak sedikit dan harus dianggarkan dalam APBD.

“Kita tunggu proses pembuatan IMB. Katanya masih dalam proses pembuatan. Kalau pembongkaran tidak mungkin, harus ada anggaranya,” ungkapnya.

Ia jelaskan, rencananya setelah proyek pembangunan rampung akan dijadikan rumah kontrakan. Pihaknya telah mengecek ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terkait kelengkapan legalitas dokumen pembangunan.

“Bertanggungjawab di sini menunjukan IPPT (Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah). Kalau tidak ada IMB, berarti tidak boleh membangunan. Prosesnya bisa kita lanjutkan ke tindak pidana ringan,” tandas Oki. (ak)